#blokBojonegoroTV
Awas...!! Saat Hujan Jalan Ini Rawan Tergenang
Awas...!! Saat Hujan Jalan Ini Rawan Tergenang
Awas...!! Saat Hujan Jalan Ini Rawan Tergenang
Di musim hujan seperti ini, Anda perlu melakukan cara untuk menjaga kesehatan tubuh. Penyakit yang dipicu oleh virus, bakteri, ataupun kelelahan karena padatnya aktivitas memang tak kenal musim.
Hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari ini tengah mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (11/10/2021) siang. Nasib naas menimpa dua orang yang tengah melintas Jalan Raya Kepohbaru-Kedungadem tepatnya di Desa Kepohwates, Dukuh Kenting, RT.08 RW.03, Kecamatan Kepohbaru, tertimpa pohon tumbang akibat derasnya hujan beserta angin kencang.
Sempat panas sejak pagi, hujan menghuyur jantung Kota Bojonegoro, Selasa (14/9/2021). Walaupun tidak lebat, tapi cukup membuat udara menjadi sejuk.
Beberapa hari belakangan ini wilayah Kabupaten Bojonegoro mulai diguyur hujan, meski intensitas hujan belum merata. Selain itu mendung yang bergelayut di langit juga kadang muncul di pagi hari menandakan musim penghujan akan tiba.
Tingginya intensitas hujan menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya banjir. Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, banjir luapan yang terjadi di Jalan Poros Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro menggenangi beberapa rumah dan sawah warga sekitar pukul 03.00 Wib, Senin (22/3/2021).
Dusun Gondang lor kali, Desa / Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro, banjir. Air tampak setinggi paha orang dewasa dan mengenangi jalan.
blokBojonegoro.com - Badan Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Djuanda, memprediksi musim hujan selesai pada dasarian II (10 hari) sekitar 21 Maret mendatang. Sedangkan di awal Maret ini hujan lebat disertai angin kencang masih tetap mengintai.
Ketika musim hujan tiba, tubuh kita seringkali lebih mudah terserang flu. Sehingga kita cenderung lebih ‘menjaga diri’, mulai dari mengenakan sweater yang menghangatkan tubuh hingga minum berbagai vitamin demi meningkatkan system kekebalan
Sesuai pers release laman sosial media BMKG Djuanda, masyarakat diharap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur (02-08/02/2021). Berdasarkan analisis stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, kondisi perairan di Jawa timur juga dipengaruhi oleh tekanan rendah di barat laut Australia yang mengakibatkan peningkatan kecepatan angin, dengan arah hembusan sejajar laut Jawa.