Skip to main content

Category : Tag: Isnu Bojonegoro


LAZISNU Bojonegoro Salurkan Bantuan untuk Anggota Banser Padangan Pasca Kecelakaan

Kepedulian nyata kembali ditunjukkan LAZISNU Kabupaten Bojonegoro dengan menyalurkan Program Dakwah dan Kemanusiaan kepada Mutholib (48), anggota Banser MWCNU Padangan yang tengah menjalani masa pemulihan pasca kecelakaan. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (24/3/2026) itu menjadi bagian dari komitmen LAZISNU dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi kader-kader sosial keagamaan yang sedang membutuhkan bantuan.

Akhir Ramadhan 1447 H, LAZISNU MWC NU Temayang Salurkan Zakat Fitrah ke Sejumlah Dusun

Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, kewajiban menunaikan zakat fitrah menjadi perhatian penting bagi umat Muslim. Dalam rangka mendukung pelaksanaan ibadah tersebut, Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) MWC NU Temayang berinisiatif menghimpun dan menyalurkan zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan.

PCNU Bojonegoro

Anggota DPRD Jatim Budiono Apresiasi Website LAZISNU Bojonegoro, Mudahkan Masyarakat Berbagi

Gebrakan yang dilakukan Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Bojonegoro, dengan melaunching website mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Budiono, S.Sos., M.AP. Politisi dari Partai Gerindra yang berangkat dari Dapil XII Bojonegoro-Tuban itu sangat senang dengan gebrakan nyata LAZISNU Bojonegoro.

Kolom

Zakat sebagai Tameng Kaum Rentan

Minggu sore, 1 Maret 2026, Aula MWC NU Sumberrejo dipenuhi wajah-wajah serius namun penuh harap. Para pengurus dan relawan berkumpul dalam silaturahim dan sosialisasi program PC Lazisnu Bojonegoro, sekaligus ta’aruf kepengurusan baru di bawah komando Arif Eko Cahyono dan kawan-kawan. Hadir pula perwakilan dari Lazisnu MWC NU wilayah timur Bojonegoro — Balen, Sumberrejo, Kanor, Baureno, Kedungadem, hingga Kepohbaru. Di situlah saya menyaksikan bagaimana gagasan zakat digagas bukan sekadar formalitas agama, tetapi sebagai instrumen nyata untuk melindungi kaum rentan.