ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menyerahterimakan bantuan alat sablon kepada Karang Taruna Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, pada Jumat (21/4/2017). Bantuan yang diserahkan berupa laptop, meja sablon, dan alat press mug kepada wirausaha Sablon Revolusioner di desa setempat.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja bersinergi dengan BPJS Kesehatan menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan IVA/Pap Smear di seluruh Indonesia.
Keseruan mengisi kegiatan pada momentum hari Kartini tidak hanya dirasakan di sekolah yang ada di kota Bojonegoro saja, namun juga dirasakan juga oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batokan 1 Kecamatan Kasiman yang berada di barat Bojonegoro.
Kenaikan tarif listrik secara bertahap bagi pelanggan 900 volt ampere (VA), yang ditetapakan pada awal bulan Januari, dan kenaikan kedua pada Maret-April 2017 ini terus dikeluhkan oleh masyarakat, termasuk warga yang ada di wilayah Bojonegoro selatan, tepatnya Kecamatan Bubulan.
Dalam Memperingati hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Jum' at (21/4/17), sekitar 400 murid dan ibunya, dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK) serta Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-falah, Desa Canga'an Kecamatan Kanor mengadakan Kirab budaya Nusantara.
Alunan irama gamelan begitu nyaring, sesekali suara melengking saling bersahutan seolah menyampaikan pesan pitutur yang luhur tersirat dalam tembang yang dibawakan oleh puluhan siswa yang tergabung dalam kelompok seni Karawitan "Widiya Laras". Alunan tembang itu terdengar dari Halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kunci 1, Kecamatan Dander
Setelah masalah penambang pasir di Dusun Pinggiran, Desa/Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro selesai, dengan melakukan penandatangan kesepakatan (MoU) kemarin, Rabu (19/4/2017). Hari ini, Kamis (20/4/2017) permasalahan tambang pasir di sungai bengawan solo kembali dikeluhkan warga Desa Semambung, Kecamatan Kanor.
Kaji Ari begitulah teman-teman sejawatnya memanggil pemuda 25 tahun asal Desa Pungpungan, Kecamatam Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro yang bernama asli Ari Nirwana. Kaji Ari Sapaan akrabnya, saat ini bisa menikmati pundi-pundi rupiah dari hasil keahliannya melukis wajah seseorang dengan bentuk sketsa.
Berdasar pada data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro, secara astronomis Kabupaten Bojonegoro terletak pada posisi 112°25´-112°09´ BT dan 6°59´-7°37´ LS, serta jumlah penduduk sebesar 1.450.889 jiwa. Luas dan banyaknya penduduk ini tidak dapat dipungkiri bahwa Bojonegoro bisa semakin Matoh. Hal ini juga sesuai dengan jargon masa pemerintahan Bupati Suyoto, M.Si yaitu ‘Bojonegoro Matoh’. Bupati Suyoto juga membuat lagu dengan judul ‘Bojonegoro Matoh’. Salah satu lirik yang bisa digarisbawahi adalah Bojonegoro semangat berbenah, Bojonegoro tak henti berkarya, Bojonegoro semua pasti suka, Bojonegoro matoh. Pada lirik ini sangat memotivasi masyarakat untuk selalu membuat inovasi-inovasi yang bisa menjadikan Bojonegoro lebih matoh di-era selanjutnya. Untuk itu pada tulisan kali ini saya menawarkan tiga pilar yang nantinya dapat dijadikan sebagai penopang Kabupaten Bojonegoro agar semakin matoh. Pilar tersebut yaitu:
Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) dirasa sangat memberatkan masyarakat, khususnya kalangan kelas ekonomi menengah ke bawah. Karena kenaikan ini diperkirakan diikuti kebutuhan pokok. Pencabutan subsidi listrik pada pelanggan daya 900 VA secara bertahap ini cukup membebani masyarakat.