Tadah Hujan, Petani Bubulan Pilih Tanam Kacang Tanah
Sebagian petani di Kecamatan Bubulan lebih memilih menanam kacang tanah daripada tanaman lain. Sebab, kacang tanah dinilai lebih hemat biaya.
Sebagian petani di Kecamatan Bubulan lebih memilih menanam kacang tanah daripada tanaman lain. Sebab, kacang tanah dinilai lebih hemat biaya.
Warga Dusun Alang Kemangi, Desa/Kecamatan Dander, melaksanakan panen kacang tanah yang dilakukan di lahan Perhutani. Panen tersebut merupakan pilot projeck percontohan bagi petani yang ada di Bojonegoro yang memanfaatkan lahan Perhutani.
Sebagian petani kacang hijau yang berada di Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (21/11/2017) mulai melakukan panen.
Musim Kemarau lalu, Petani yang berada di Kecamatan Dander mulai beralih menanam tanaman kacang tanah. Padahal sejak beberapa tahun lalu petani Kecamatan setempat cenderung menanam kacang kedelai.
Kacang hijau bagi sebagian warga menjadi alternatif untuk ditanam saat awal penghujan. Sebab, umur kacang hijau memang relatif pedek dan cepat dipanen.
Hasil panen kacang hijau dirasa sejumlah petani di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander kurang maksimal, namun sejumlah petani desa setempat cukup bersyukur dengan harga jual panen kacang hijau tahun ini mecapai 12 ribu lebih perkilonya
Sebagian petani di Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro mulai panen kacang hijau, dan hasilnya bisa dibilang cukup memuaskan, serta harga cukup bagus.
Dengan adanya isu garam yang bercampur kaca yang semakin meluas di kalangan masyarakat kota Ledre, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, berharap tidak dijadikan sebuah hal yang dibesar-besarkan lantaran isu tersebut.
Kabar tentang temuan garam yang diduga mengandung kaca di beberapa tempat, juga menghantui para pedagang di Kabupaten Bojonegoro. Beberapa kali pedagang menerima tawaran dari sejumlah agen yang memiliki merek yang sama dengan garam yang diduga mengandung kaca akhir-akhir ini.
Sejak beberapa hari terakhir ini sejumlah ibu-ibu rumah tangga di Kabupaten Bojonegoro resah terkait garam yang beredar di pasaran. Selain karena mahal dan langkanya bumbu dapur yang mempunyai rasa asin itu, juga beredar kabar bahwa ada garam yang bercampur dengan kaca yang susah larut saat bercampur dengan air. Garam bermerek tertentu yang beredar ini terlihat lebih putih dan mengkilap.