Skip to main content

Category : Tag: Kk


Pembangunan di Bojonegoro

Akhir Tahun, Kejar Target Pembangunan Infrastruktur di Bojonegoro

Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bojonegoro pada akhir tahun 2025 dikebut. Selain dari masing-masing dinas terkait, juga bersamaan skema BKK Desa (BKKD). Tampak di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kapas. Seperti di Desa Bogo, jalan akses warga akan dibangun dengan cor rigid. Total volume pembangunan jalan cor di desa tersebut mencapai 1.150 meter, dengan lebar 4 meter.

Pembangunan di Bojonegoro

Baru Dibangun, Jalan Desa di Mojoranu Dander Langsung Beri Manfaat

Pembangunan infrastruktur desa terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, diantaranya melalui Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2025. Salah satu Pembangunan tampak di Desa Mojoranu, Kecamatan Dander. Jalan di desa tersebut ditingkatkan kualitasnya menjadi jalan rigid beton.

Pembangunan di Bojonegoro

Rp757 Miliar untuk BKKD Mulai Digenjot Pelaksanaannya

Infrastruktur desa di Kabupaten Bojonegoro terus digenjot pembangunan melalui Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di 2025. Di akhir tahun ini mulai berjalan dan Pemkab fokus pada pemerataan insfrastruktur khususnya jalan dan jembatan.

Mengupas Perbedaan Mendasar antara PPM Hulu Migas dan CSR Perseroan

Industri hulu minyak dan gas bumi (Migas) yang mencakup eksplorasi dan eksploitasi tak hanya vital sebagai penopang energi nasional, tetapi juga merupakan kontributor signifikan bagi penerimaan negara. Merujuk data tahun 2024 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kontribusi industri hulu migas terhadap penerimaan negara dapat mencapai Rp148,7 triliun.

Program GAYATRI

5.000 KPM Mulai Dapat Program GAYATRI Bojonegoro dari Dana P-APBD 2025

Program ekonomi berkelanjutan melalui Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) terus diperluas jangkauan penerimanya. Terbaru, Pemkab Bojonegoro mulai paket GAYATRI berupa kandang, pakan dan ayam kepada 5.000 keluarga penerima manfaat (KPM), yang dianggarkan melalui anggaran P-APBD 2025.

Geliat Rajut Terus Menanjak, PRIMA Garap 2.500 Orderan Ekspor

Sejumlah 18 perajut dari Kelompok Perempuan Indonesia Merajut (PRIMA) mengikuti Pelatihan Pecah Pola Tas Rajut Motif Double Crochet Stripe yang berlangsung selama 3 hari 21-23 Oktober 2025 di Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Penyandang Disabilitas tahun 2025 yang yang diinisisasi oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)-SKK Migas serta dilaksanakan oleh Yayasan Sri Sasanti Indonesia (YSSI).