Setyo Wahono dan Nurul Azizah mencanangkan konsep pembukaan akses ekonomi Wilayah Selatan Bojonegoro tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tapi juga peningkatan SDM dan dukungan kebijakan pemerintah.
Pemerintah Republik Indonesia sedang memiliki hajat lima tahunan, yaitu pemilihan umum (Pemilu) serentak yang dilaksanakan pada Rabu (14/02/24). Pesta rakyat ini disambut oleh seluruh lapisan masyarakat dengan mengikuti serangkaian kegiatan Pemilu.
Reformasi pendidikan di Indonesia telah dimulai. Menteri pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim telah mengusung dan memulai semangat perubahan ini melalui konsep merdeka belajar yang mencakup beberapa poin penting diantaranya: Penghapusan Ujian Nasional, Penyederhanaan pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi. Semua konsep yang ditawarkan ini bertujuan untuk menciptakan kemerdekaan dalam belajar, artinya siswa tidak perlu lagi stres dan tertekan dalam memikirkan dan mempersiapkan Ujian Nasional, penyederhanaan RPP ditujukan agar guru lebih leluasa dan bebas untuk memilih, membuat, menggunakan dan mengambangkan format RPP. Sedangkan perubahan sistem zonasi dalam proses PPDB yang baru bisa lebih memberikan kemerdekaan bagi siswa untuk memilih sekolah yang diinginkannya (terutama bagi siswa yang berprestasi). Pasalnya, Mendikbud mengalokasikan 30% kouta untuk jalur prestasi, sedangkan sisanya 50% untuk zonasi wilayah, 15% untuk jalur afirmasi, dan 5% untuk jalur pindahan. Demikian inti program “merdeka belajar†diusung oleh Nadiem sebagaimana yang disampaikan pada rapat dengan kepala dinas pendidikan seluruh Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan (Rabu, 12 Desember 2019).
Crew dari blokBojonegoro.com (bB), blokTuban.com (bT), serta Manager Yayasan Sedulur Pena (YSP) dan Blok Multimedia yang merupakan anak perusahaan di bawah Blok Media Grup (BMG), mengikuti meeting atau rapat secara virtual, Senin (8/6/2020) malam.
New normal atau tatanan kehidupan baru, merupakan kebijakan Pemerintah untuk membuka kembali kegiatan perekonomian, sosial dan kegiatan publik namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.