Anggaran Tak Cukup, Bimbingan Calon Pengantin Mandek
Program bimbingan bagi calon pengantin yang beberapa waktu lalu sudah mulai dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag), untuk tahun 2018 ini terlihat berjalan di tempat.
Program bimbingan bagi calon pengantin yang beberapa waktu lalu sudah mulai dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag), untuk tahun 2018 ini terlihat berjalan di tempat.
Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro melantik dan mengambil sumpah janji Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalitidu dan Margomulyo, oleh Kepala Kemenag Bojonegoro A. Munir, Selasa (13/3/2018) kemarin.
Keberadaan premium yang mulai sulit ditemui ternyata tidak menjadikan masalah serius bagi masyarakat. Sebab, sekarang ini banyak warga telah terbiasa dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite.
Selama tahun 2017, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro mencatat angka pernikahan di Kota Ledre sebutan Bojonegoro, mencapai 9.967 pernikahan. Meski begitu dari jumlah tersebut pasangan yang melangsungkan pernikahan di luar Kantor Urusan Agama (KUA) lebih banyak yakni 7.155 pasangan.
Dari 74 koperasi yang dibekukan tahun ini ada beberapa indikator didalamnya. Indukatoe ini yang membuat koperasi tidak berjalan sehingga tidak ada kegiatan dam melaporkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) lebih dari dua tahun.
Dari ribuan koperasi yang ada di Kabupaten Bojonegoro sebanyak 74 koperasi dibekukan oleh Dinas Koperasi (Dinkop) di tahun 2017. Pembekuan dilakukan pada koperasi yang sudah tidak aktif lagi dan tidak melaporkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) lebih dari dua tahun. Sebelumnya koperasi dikatakan vakum dan baru dibekukan.
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukosewu, mencatat angka pernikahan di bulan September hingga pertengahan November 2017 mencapai 34 pasang. Kebanyakan, pasangan pengantin itu, lebih memilih melangsungkan akad pernikahan di rumah dibandingkan melaksanakan akad nikah di Kantor KUA setempat.
Bagi para calon pengantin (Catin) yang akan melangsungkan pernikahan, harus mengikuti bimbingan materi pernikhan terlebih dahulu selama 2 hari yang dimaksudkan untuk memberikan wawasan bagi para calon Pengantin.
Banyaknya angka pernikahan di wilayah Bojonegoro, tidak mempengaruhi stok buku nikah.
Semua orang pasti ingin memiliki karir yang bagus di kantor. Tapi di era modern saat ini, kerja terlalu keras bukanlah cara yang baik. Oleh karena itu, ada cara yang disarankan oleh para ahli agar Anda bisa bekerja lebih cerdas, bukan keras.