Skip to main content

Category : Tag: Ma


Esai Minggu

Merayakan Zuhud dalam Kemewahan

Siang belum penuh, tapi mendung sudah meenggelayut di langit. Musim hujan menjadikan jalan berlubang dipenuhi air. Di sejumlah tempat, jalan rusak itu dinamainya “jeglongan sewu”. Masak jumlahnya seribu ya. Tapi ada benarnya juga karena jalan rusak memang parah.

Marak Berita Hoax, DPRD Harap Masyarakat Tak Terprovokasi

Pemberitaan paslu atau hoax kian marak terjadi sekarang ini, termasuk di Kabupaten Bojonegoro. Sehingga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro meminta masyarakat tidak terprovokasi adanya pemberitaan tersebut.

Pengurus PMR Unit MAI At-Tanwir Resmi Dilantik

Untuk sekian kalinya, Palang Merah Remaja (PMR) Unit MAI At-Tanwir Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro menggelar acara pelantikan serah terima amanat, Jumat (10/2/2017). Acara ini dihadiri oleh Dewan Asatidz dan organisasi-organisasi yang ada di lingkungan madrasah.

Kenaikan Harga Cabai Dipengaruhi Cuaca

Musim penghujan berpengaruh pada tanaman cabai yang mudah membusuk, hal itu menjadi salah satu faktor tingginya harga cabai di Pasar Tradisional Kabupaten Bojonegoro.

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp594.000 per Gram

Harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik pagi ini, begitu juga dengan buyback. Seperti dikutip dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Kamis (9/2/2017), harga emas batangan pecahan 1 gram hari ini dibuka di Rp594.000 per gram, naik Rp2.000 dari hari sebelumnya.

Umar, Tukang Sol Sepatu Keliling

20 Tahun Jahit Sepatu dengan Dukungan Keluarga

Suasana dan udara pagi terasa dingin dan menusuk sampaik ke tulang hingga menggigil. Namun, seorang bapak terlihat biasa saja dan mulai menjalankan aktivitasnya, yakni dengan peralatan yang dibawanya, ia mulai jalan kaki keliling menawarkan jasa sol sepatu.

Drs.Sukamto, Kepala SMKN Temayang

Menjalani Hidup Bak Air Mengalir

Hidup adalah pengabdian, begitulah prinsip yang dipegang Sukamto, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Temayang. Selama kurang lebih 2 tahun ini, Sukamto mengabdikan dirinya di sekolah yang jauh dari pusat Kota Bojonegoro itu.