Manfaatkan Kemarau, Sedia Jasa Ambil Air Bersih
Dampak musim kemarau masih dirasakan sebagian warga Bojonegoro bagian selatan, meski beberapa hari ini hujan sudah turun dengan sangat lebat di beberpa wilayah.
Dampak musim kemarau masih dirasakan sebagian warga Bojonegoro bagian selatan, meski beberapa hari ini hujan sudah turun dengan sangat lebat di beberpa wilayah.
Jembatan dadakan yang terbuat dari bambu yang dipasang membentang di sungai bengawan solo, tepatnya berada di Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro yang menjadi penghubung antara Desa Trucuk dan Desa Bunggas, Kecamatan Trucuk mulai di bongkar. Hal itu dilakukan seiring mulai naiknya debit air sungai bengawan solo.
Listrik Jebakan Tikus Tetangga, Renggut Nyawa Satu Keluarga
Kesetrum Jebakan Tikus, Satu Keluarga Meninggal
Makna Lengkap Logo Hari Jadi Bojonegoro Ke-343
Inilah Pemenang Lomba Logo Hari Jadi Bojonegoro Ke-343
Toko Ini Jadi Pilihan Penuhi Sembako Saat Pandemi
Dari belasan ribu hektare lahan tembakau di Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, mencatat ada sebanyak 110 hektare lahan yang gagal panen. Tanaman tembakau milik petani tembakau, mati akibat hujan deras yang turun mengguyur di wilayah Kota Migas ini.
Pasca aktivitas tanam Jagung serentak yang bertepatan dengan datangnya musim kemarau di bulan Juni 2020 lalu, kini sejumlah wilayah Bojonegoro yang ada di selatan sudah mulai panen raya.
Kualitas tembakau petikan daun terakhir di sejumlah wilayah memang sangat dirasakan oleh petani. Pasalnya, petikan terakhir hasil panen tembakau mempengaruhi harga penjualan ditingkat petani.