#blokBojonegoroTV
Heboh Tim Humas SKK Migas Jabanusa untuk 9Th bB
Heboh Tim Humas SKK Migas Jabanusa untuk 9Th bB
Heboh Tim Humas SKK Migas Jabanusa untuk 9Th bB
Pertamina EP Asset 4 Cepu Field berencana melakukan Work Over (WO) dan Well Intervention di struktur Semanggi dan Nglobo dalam waktu dekat. Menurut Asset 4 Cepu Field Manager (FM), Afwan Daroni, kegiatan tersebut diklaim sebagai upaya untuk meningkatkan cadangan minyak dan gas (Migas) nasional.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan tahun 2021 untuk produksi minyak dan gas bumi sebesar 1.712 juta barel minyak ekuivalen per hari atau Milion Barrel Oil of Equivalent Per Day (MBOEPD).
PT Pertamina (Persero) menuntaskan tahun buku 2019 dengan kinerja keuangan yang dapat dipertahankan baik. Tercatat dalam Laporan Keuangan Tahunan 2019, perolehan laba bersih perseroan sebesar USD 2,53 miliar atau setara Rp 35,8 triliun.
Progres Proyek Pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran–Tiung Biru (JTB) di Bojonegoro yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) semakin hari semakin menunjukkan capaian yang signifikan.
Full Work From Office mulai diterapkan PT Pertamina EP Asset 4. Perusahaan plat merah itupun mulai menjalankan protokol New Normal mulai hari ini, Senin (8/6/2020).
Dinas Pendidikan Bojonegoro telah menyiapkan aplikasi khusus untuk pendaftaran peserta didik baru. Aplikasi online disiapkan mengingat sekarang masih pandemi Covid 19.
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) operator proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) berhasil menyelesaikan tahapan completion di kegiatan pemboran Wellpad Jambaran East, yang dilaksanakan dari tanggal 6 April hingga 25 Mei 2020.
Operator Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) didukung penuh oleh SKK Migas menyerahkan berbagai kontribusi yang ditujukan bagi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, Kamis (14/5/2020). Penyerahan ini dilakukan di berbagi tempat, diantaranya Desa Sudu, Leran dan Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro.
PT. Pertamina EP Asset 4 Field Cepu terus berupaya mempertahankan produksi eksisting agar tidak banyak sumur yang mengalami low & off serta mengoptimalkan produksi sumur tua.