Pasien Sembuh dan Tambahan Kasus Baru 22 Orang, 2 Pasien Meninggal
Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro yang dinyatakan sembuh dan tambahan kasus baru, masing-masing 22 orang, Senin (11/1/2021).
Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro yang dinyatakan sembuh dan tambahan kasus baru, masing-masing 22 orang, Senin (11/1/2021).
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, mengajak semua pihak termasuk masyarakat ikut mematuhi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan diterapkan pada 11-25 Januari 2021.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran yang juga Ketua Satgas Imunisasi IDAI, Prof. Dr. dr. Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), M.Sc, menjelaskan efikasi vaksin, merujuk pada rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan bahwa vaksin dengan efikasi di atas 50% dapat digunakan oleh masyarakat luas.
Pandemi menyebabkan banyak orang berhenti bekerja. Bahkan ada banyak pekerja yang dirumahkan. Salah satunya yaitu Warga Banjarsari, Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, M. Bahrori, yang memanfaatkan pekerjaan yang bisa ia lakukan selama di rumah saja.
Setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jumat (8/1) menyatakan bahwa vaksin Sinovac hukumnya suci dan halal, kini vaksin COVID-19 tersebut tinggal menunggu izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), dan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia.
Perkembangan harian penanganan Covid-19 Per 10 Januari 2021 masih menambahkan pasien sembuh cukup tinggi yakni sebanyak 7.513 orang dan meningkatkan kesembuhan kumulatif menjadi 681.024 orang atau 82,2%. Angka pasien sembuh mendekati pencapaian angka kesembuhan tertinggi sebelumnya yakni sebanyak 7.582 orang 2 Januari 2021.
Mulai 11 Januari 2021, pemerintah pusat memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk wilayah dengan angka kasus Covid-19 yang tinggi. Sedangkan di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Bupati Bojonegoro mengeluarkan surat edaran (SE) untuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai tanggal 8 Januari 2021.
Kasus konfirmasi di Kabupaten Bojonegoro turun dibandingkan hari sebelumnya. Jika Sabtu (9/1/2021) ada 218 orang, Minggu (10/1/2021) menjadi 214 orang.