Skip to main content

Category : Tag: Mu


Refleksi Milad Muhammadiyah 106

Muhammadiyah dan Keindonesiaan

Secara historis Kelahiran Muhammadiyah 106 tahun yang lalu tidak lain kerena diilhami, dimotivasi dan disemangati oleh ajaran-ajaran Al Qur’an. Dan apa yang digerakkan oleh Muhammadiyah tidak ada motif lain kecuali semata-mata untuk merealisasikan prinsip-prinsip ajaran Islam dalam kehidupan riil dan konkrit. Gerakan Muhammadiyah senantiasa diarahkan untuk menampilkan wajah Islam dalam wujud yang riil, konkrit dan nyata, yang dapat dihayati, dirasakan dan dinikmati oleh umat sebagai rahmatan lil alamin (memberikan rahmat bagi seluruh alam “seluruh kehidupan”). Dari siniliah maka seluruh gerakan Muhammadiyah di negeri ini, tidak lain adalah sebagai bentuk pengabdian keTuhanan, keUmatan, keBangsaan, dan keIndonesiaan). Komitmen inilah yang juga dalam perspektif Muhammadiyah, hanya dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas umat, kualitas masyarakat Indonesia, tanpa melepas karakter, nilai-nilai, dan budaya bangsa pada makna subtantifnya, bukan simbolnya.

Raimuna X, IOF Kenalkan Dunia Offroad

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bojonegoro menggelar Raimuna X di bumi perkemahan Ubalan Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro. Dalam kegiatan yang bertujuan mengembangkan kreatifitas anggota pramuka, Indonesia Off-Road Federation (IOF) diundang untuk mengenalkan dunia offroad kepada para peserta.

Muhammad Melawan Kapitalisme

Kisah Nabi Muhammad tidak mungkin dilupakan umat Islam. Peranan Muhammad sebagai agen of change akan terus diteladani dan diinternalisasi oleh penganutnya. Hingga setiap 12 Rabiul Awal selalu diperingati sebagai kelahiran sosok yang membentuk hati dan pola pikir umat islam.

Buaya Muncul di Bengawan Solo

Masyarakat Dihimbau Waspada, Dimungkinkan Muncul Kembali di Hulu

Munculnya buaya di Bengawan Solo, tepatnya Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, membuat masyarakat was-was. Sehingga masyarakat dihimbau tetap waspada, dimungkinkan kemunculan buaya bisa terjadi di hilir Bengawan Solo yang melintasi Kota Ledre.

Prasasti Adan-adan Diteliti Ulang di Mojokerto

Salah satu koleksi museum Rajekwesi, Prasasti Adan-adan tengah diteliti ulang di museum Empu Tantular Kabupaten Mojokerto, guna memperbaiki tulisan yang dirasa ada yang kurang pada duplikat prasasti tersebut.

15 Orang Terindikasi, 3 Positif Difteri di Bojonegoro

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, sampai bulan November 2018 telah menemukan 15 masyarakat Kota Ledre terindikasi virus difteri dan 3 lainya positif terkena difteri. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi vaksin kepada masyarakat agar terhindar dari difteri.

Puluhan Toko di Sumuragung Ditertibkan

Puluhan bangunan toko yang berada di timur jalan PUK di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro serentak ditertibkan.

Dinas Perdagangan Adakan Pasar Murah di Desa Sekaran

Menjelang datangnya hari besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2018, serta tahun baru 2019, Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro menggelar pasar murah di Desa Sekaran, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Senin (12/11/2018) Pagi.