Persibo Bersiap Ikuti Dirgantara Cup 2017.
Manajemen Persibo Bojonegoro terus bersiap menata tim berjuluk Laskar Angling Dharma. Pasalnya Persibo Bojonegoro menerima undangan sebagai peserta Turnamen Sepakbola Dirgantara Cup 2017.
Manajemen Persibo Bojonegoro terus bersiap menata tim berjuluk Laskar Angling Dharma. Pasalnya Persibo Bojonegoro menerima undangan sebagai peserta Turnamen Sepakbola Dirgantara Cup 2017.
Pasca sarasehan Persibo Bojonegoro beberapa waktu lalu di Pendopo Pemkab Bojonegoro, manajemen tim berjuluk Laskar Angling Dharma terus mempersiapkan terbentuknya klub. Ditargetkan, bulan depan tim kebanggaan warga Kota Ledre akan terbentuk.
Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-32 Tahun 2017, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro menggelar 'Jagongan Pers' di Pendopo Malowopati, Kamis (9/2/2017).
Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2017 akan dihelat Kamis (9/2/2017) malam di Pendopo Malowopati, Pemkab Bojonegoro. Sekitar 500 undangan dan masyarakat umum diprediksi akan memenuhi Pendopo kebanggaan masyarakat Kota Ledre tersebut.
Sebuah pohon besar roboh diterjang angin. Pohon tumbang terjadi di dekat wisata Atas Angin yang menutup akses jalan utama Sekar-Bojonegoro.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro bersama para pimpinan EMCL (ExxonMobile Cepu Limited) ikut menyambut kedatangan Menteri ESDM Ignasius Jonan di kantor EMCL Desa Sudu Kecamatan Gayam, Jumat (20/1/2016).
Manajemen Persibo Bojonegoro terus mematangkan persiapan menghadapi bergulirnya kompetisi di bawah naungan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Termasuk berkomunikasi intensif dengan Pengurus Pusat PSSI mengenai kepastian Laskar Angling Dharma berlaga.
Pertengahan sampai akhir Januari 2017, manajemen Persibo Bojonegoro sibuk untuk melakukan penataan internal manajemen dan menggelar sarasehan. Sehingga, tindak lanjut untuk pembenahan dan pembentukan kerangka tim, kemungkinan besar baru bisa Februari mendatang.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) memperkirakan pendapatan negara dari sektor hulu migas mencapai Rp 125 triliun. Pendapatan tersebut berasal dari 822 ribu barel per hari (bph) lifting minyak dan 6.643 juta kaki kubik (MMSCFD) untuk gas.