Berbagai upaya dilakukan untuk mempertahankan dan memahamkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan. Sehingga Kementerian Pertahanan RI melakukan sosialisasi pembinaan kesadaran bela negara di Pondok Pesantren Plus Al-Fatimah Kabupaten Bojonegoro, Minggu (9/12/2018).
Setelah kemarin tiba di Bojonegoro dan melakukan kunjungan di berbagai tempat mulai dari Ponpes Attanwir Talun, Kantor PC NU dan juga bertemu bupati Bojonegoro, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Pratikno, pagi ini mengadakan pertemuan dengan kepala desa wilayah barat Bojonegoro seperti kades di Kecamatan Tambakrejo hingga Ngraho, Selasa (20/11/2018).
Pergi ke negara orang bagi saya yang paling sulit adalah mencari masakan rasa Indonesia. Maklum lidah saya terlalu "setia" dengan pecel, rawon, soto, sate, gudeg, rendang, rujak cingur.
Sendang Kelor merupakan sumber air yang ada di dalam area lapangan Banyuurip, tepatnya berada di Dusun Kaliglonggong Desa/Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Bojonegoro yang tengah merajut pembangunan di segala bidang lewat kekayaan sumber daya Migasnya tentu menghadapi banyak masalah dan ancaman. Menurut M. Sachs dan Rosser kelimpahan sumberdaya alam tidak selalu dapat meningkatkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan. Hal tersebut yang kemudian di kenal dengan “kutukan sumber daya alam”. Masalah sosial, lingkungan dan budaya tentunya harus mampu dijawab oleh pemangku kebijakan bersama dengan seluruh lapisan masyarakat
Dunia pendidikan adalah sarana yang tepat untuk mencetak sebuah generasi muda bangsa yang memiliki keunggulan SDM, daya juang serta militansi dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI.
Dalam rapat paripurna istimewa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (16/8/2017) pagi, para eksekutif dan legislatif menyaksikan siaran langsung pidato Presiden RI, Joko Widodo di ruang paripurna. Rapat paripurna istimewa ini menjadi rapat tahunan mengawali kegiatan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-72.
Himbauan Presiden Joko Widodo untuk tidak mencampurkan agama dan politik yang disampaikan dalam pidatonya pada saat meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menuai kritik dari beberapa tokoh politik. Pernyataan presiden tersebut dikritik tidak punya pijakan sejarah. Namun kritik itu tak menyurutkan pikiran dan langkah politik, pada saat meresmikan Masjid Arifah Istiqomah Ponpes Khalifatullah Singo Ludiro, Sukoharjo Jawa Tengah, dalam pidatonya presiden kembali mengingatkan semua elemen bangsa untuk tidak mempolitisasi agama. Presiden Joko Widodo juga mengklarifikasi bahwa tidak ada pikiran politik atau kehendak untuk memisahkan agama dan politik atau negara, namun menegaskan bahwa hubungan antara keduanya harus dijalin dalam konteks yang tepat.