Skip to main content

Category : Tag: Nus


Bojonegoro Menetapkan Dana Abadi Pendidikan Pertama di Indonesia: Tonggak Baru Tata Kelola Migas untuk Generasi Mendatang

Penetapan Dana Abadi Daerah Bidang Pendidikan Kabupaten Bojonegoro pada 26 November 2025 menjadi penanda penting dalam sejarah tata kelola keuangan daerah di Indonesia. Untuk pertama kalinya, sebuah kabupaten memiliki kebijakan dana abadi yang secara khusus ditujukan untuk menjamin keberlanjutan pendidikan lintas generasi. Ini bukan sekadar keputusan fiskal, tetapi sebuah langkah strategis yang menunjukkan keberanian Bojonegoro dalam memastikan kekayaan migas tidak habis bersama waktu, melainkan diwariskan sebagai modal pengetahuan bagi generasi mendatang.

Liga 3 Nusantara 2025

Daftar Lengkap Nama Pemain Persibo Bojonegoro Liga 3 Nusantara 2025

Persibo Bojonegoro resmi merilis daftar 30 pemain yang akan memperkuat Laskar Angling Dharma di kompetisi Liga 3 Nusantara 2025. Skuad ini merupakan kombinasi dari pemain senior berpengalaman, talenta muda potensial, serta enam pemain asli Bojonegoro yang disiapkan sebagai fondasi regenerasi tim.

Berita foto

Miniatur Brick Vibroseis Elnusa Tampilkan Simulasi Teknologi Seismik

Miniatur Brick Vibroseis berbahan Lego Technic yang dikembangkan tim inovator PT Elnusa Tbk tampak memperagakan bentuk kendaraan vibroseis secara detail. Susunan teknis pada model ini menampilkan struktur kabin, roda, dan bagian mekanis yang menyerupai alat aslinya.

Elnusa Kenalkan Brick Vibroseis untuk Mempermudah Pemahaman Teknologi Seismik

PT Elnusa Tbk (Elnusa), bagian dari Pertamina Hulu Energi (PHE) Group, mengenalkan inovasi Brick Vibroseis sebagai alat bantu edukasi pertama di Indonesia untuk menjelaskan teknologi vibroseis. Miniatur ini dirancang untuk menjawab tantangan penyampaian informasi teknis yang selama ini sulit dipahami hanya melalui gambar atau presentasi.

Mengupas Perbedaan Mendasar antara PPM Hulu Migas dan CSR Perseroan

Industri hulu minyak dan gas bumi (Migas) yang mencakup eksplorasi dan eksploitasi tak hanya vital sebagai penopang energi nasional, tetapi juga merupakan kontributor signifikan bagi penerimaan negara. Merujuk data tahun 2024 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kontribusi industri hulu migas terhadap penerimaan negara dapat mencapai Rp148,7 triliun.