Hari Raya Idul Fitri 1445 H H+2 Lebaran di Wilayah Timur Bojonegoro, Jalanan Padat
Hari ke 2 lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, masyarakat mulai keluar desa untuk meminta maaf kepada saudara yang ada di jauh.
Hari ke 2 lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, masyarakat mulai keluar desa untuk meminta maaf kepada saudara yang ada di jauh.
Usai menangkap pengedar uang palsu. Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah menghimbau masyarakat agar waspada terhadap peredaran uang palsu, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur hampir seluruh wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Akibatnya salah satu waduk di Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro jebol hingga merendam sekitar 10 hektare padi siap panen.
Layanan Uji Kendaraan Bermotor (KIR) kini digratiskan. Kebijakan tersebut, membuat Kabupaten Bojonegoro kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp1 Miliar lebih.
Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Jawa Timur (Jatim) menilai Kabupaten Bojonegoro berstatus darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal tersebut, melihat jumlah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan persetubuhan di Bojonegoro yang meningkat di tahun 2023.
Kapolsek Padangan, AKP Hufron Nurrochim mengimbau kepada masyarakat setempat agar tidak melakukan euforia yang terlalu membahayakan diri sendiri dan orang lain dalam perayaan malam tahun baru 2024 nanti.
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kepohbaru melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Padepokan Pencak Silat Pagar Nusa ( PN), Rabu (18/10/2023). Rencananya padepokan PN akan dibangun di Desa Woro, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro.
Wajah sumringah sejumlah petani di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban turut mengantar semangat pagi ini. Rupanya, petani Desa setempat tengah antusias menyaksikan bagaimana hasil panen perdana padi organik yang telah ditanam bulan Mei 2023 lalu.
Dalam persidangan dugaan korupsi Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di 8 desa di Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Heru Sugiarto mantan camat setempat disebut sebagai dalang dalam kasus yang merugikan negara sekitar Rp1,6 Miliar itu.
Masa panen adalah masa yang sangat ditunggu-tunggu oleh para petani, tak terkecuali bagi para petani padi yang ada di Desa Pucangarum Kecamatan Baureno Bojonegoro.