Pilkada Bojonegoro 2024
Partai Nasdem Beri Sinyal Dukungan ke Wahono, Batal Usung Anna Muawanah?
Partai Nasdem telah memberikan sinyal dukungan terhadap bakal calon bupati (Bacabup) Bojonegoro Setyo Wahono untuk Pilkada Bojonegoro 2024 mendatang.
Partai Nasdem telah memberikan sinyal dukungan terhadap bakal calon bupati (Bacabup) Bojonegoro Setyo Wahono untuk Pilkada Bojonegoro 2024 mendatang.
Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar, Airlangga Hartanto dikabarkan mundur dari jabatannya sebagai Ketum, pada Sabtu (10/8/2024) malam. Namun, hal itu tidak mempengaruhi rekomendasi yang telah diturunkan untuk bapaslon di Pilkada Bojonegoro 2024.
Hingga Senin (29/7/2024) malam, sudah ada tujuh partai politik memberikan rekomendasi kepada Setyo Wahono - Nurul Azizah untuk maju di Pilkada Bojonegoro 2024.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Bojonegoro bersama DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur hari ini menggelar Rapat Pleno Diperluas di area Kantor DPD Golkar Bojonegoro, Minggu (28/07/2024)
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi menurunkan rekomendasi ke pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, Setyo Wahono-Nurul Azizah untuk Pilkada Bojonegoro 2024, Kamis (25/7/2024) malam.
Semakin dekatnya kontestasi Pemilukada serentak 2024 membuat para tokoh semakin gencar membangun komunikasi. Termasuk Setyo Wahono, salah satu yang digadang-gadang bisa maju.
“Untuk Bojonegoro, saya siapâ€, begitu petikan pernyataan Setyo Wahono yang disampaikan di kediaman orang tuanya di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Hari ini Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Bojonegoro menerima kembali berkas formulir pendaftaran bakal calon bupati (Bacabup) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bojonegoro 2024.
Dinamika perkembangan politik menjelang Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Bojonegoro yang rencananya akan berlangsung pada November 2024, PKS selama ini merekomendasikan dalam pencalonan Bacabup maupun bacawabup tentu ditujukan kepada kader internal partai, dan dalam proses rekomendasi ini tentu yang dilakukan sesuai dengan mekanisme dan Juklak (Petunjuk Pelaksana) organisasi.
Pemilihan Umum khususnya pemilihan legislatif di Bojonegoro bukan sekadar sebuah pesta demokrasi, tetapi suatu peristiwa monumental di mana rakyat bersatu dalam satu aksi untuk membawa perubahan dan menciptakan satu harapan untuk masa depan yang lebih baik. Dalam momentum ini, setiap suara, setiap langkah, dan setiap tindakan memiliki makna yang mendalam.