Jelang Tahun Baru, Harga Bawang Merah Terjun
Menjelang tahun baru 2021, harga komoditi bawang merah di pasar tradisional wilayah Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan harga.
Menjelang tahun baru 2021, harga komoditi bawang merah di pasar tradisional wilayah Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan harga.
Rencana relokasi Pasar Hewan Bojonegoro ke Kecamatan Balen, perencanaan sudah dilaksanakan di P-APBD 2020, dan pembangunan fisik pada awal tahun 2021 dengan anggaran Rp4,9 miliar.
Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awannah, mengunjungi Pasar Hewan yang ada di Lettu Suwolo, Kota Bojonegoro, Kamis (24/12/2020). Kunjungan tersebut guna untuk meninjau kegiatan pedagang sapi.
Pasar hewan yang saat ini ada di Jalan Lettu Suwolo Kota Bojonegoro, tepatnya utara Stadion Letjen H. Sudirman, akan direlokasi atau dipindah ke Kecamatan Balen, yakni tanah Pemkab yang ada di pinggir Jalan Raya Balen, turut Desa Kedungbondo.
Akhir tahun 2020 ini harga beberapa komoditas di pasar terpantau naik turun, seperti barang yang wajib ada di dapur para ibu rumah tangga yaitu cabai. Cabai hijau kecil kini terpantau turun harga. Berbeda dengan cabai hijau besar yang malah naik harga.
Di pengunjung tahun banyak dari beberapa bahan pokok yang melunjak naik. Namun harga komoditas yang satu ini kini mengalami penurunan.
Komoditas pasar yang satu ini mengalami kenaikan dalam setiap harinya. Cabai merah besar, atau yang dikenal dengan lombok tampar, saat ini mengalami kenaikan lagi.
Makanan laut yang dikenal dengan sebutan seafood, kini telah menjadi favorit banyak orang. Makanan yang mengandung banyak manfaat ini menjadi sorotan banyak kalangan pecintanya.
Menjelang akhir tahun, beberapa bahan pokok banyak yang melunjak naik. Selain itu juga juga berdampak pada beberapa daging, seperti halnya daging ayam yang mengalami kenaikan harga.
Memasuki pengunjung tahun yang seperti ini, membuat banyak orang mengeluhkan harga bahan pokok yang semakin tak karuan. Ditambah lagi dengan musim penghujan yang biasanya membuat banyak bahan pokok melunjak naik karena banyak dari petani yang gagal panen, dan banyak pula bahan pokok yang membusuk.