Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun
Sejumlah harga bahan pokok di sejumlah pasar yang ada di Bojonegoro mulai berangsur turun pasca Hari Raya Idul Fitri 1440 H kemarin.
Sejumlah harga bahan pokok di sejumlah pasar yang ada di Bojonegoro mulai berangsur turun pasca Hari Raya Idul Fitri 1440 H kemarin.
Aktivitas beberapa pasar tradisional yang ada di wilayah Kota Bojonegoro terlihat belum normal kembali pasca Lebaran. Sebagian pedagang masih libur dan belum membuka toko, kios maupun los.
Suasana pagi ini di Pasar Kota Bojonegoro sangat berbeda. Jika biasanya di sini tempatnya masyarakat berjubel untuk menjual atau pun membeli kebutuhan sehari-hari, maka terlihat hingga siang ini tidak terlihat aktivitas apapun, kecuali hanya beberapa warung makan.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada masyarakat, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Kegiatan Pasar Murah Program TJSL, Jumat (24/5/2019). Dengan menyediakan paket sembako sebanyak 400 (empat ratus) paket dengan nilai paket masing masing Rp92.000 berisi beras kualitas baik sebanyak 5 kilogram, gula pasir sebanyak 2 kilogram, minyak goreng 4 liter, kopi 1 bungkus, teh celup 1 kotak, perlindungan BPU selama 1 bulan.
Sejumlah harga ikan laut di pasar kota Bojonegoro beberapa hari terakhir di bulan Ramadan mengalami kenaikan rata-rata 10 ribu rupiah per kilogramnya. Naiknya harga ikan laut tersebut diduga karena pasokan ikan laut cukup berkurang.
Pasar tradisional yang berada di Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro yang biasanya hanya buka pagi hingga siang hari, kali ini buka lebih lama, yakni dari pagi hingga tengah malam.
Setiap datang Bulan Ramadan, suasana berbeda tampak di Alun-Alun Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro. Tak hanya sekadar pedagang takjil yang membuka lapak menjelang berbuka puasa, keriuhan para pedagang di lokasi yang berdekatan dengan Pasar Sumberrejo ini juga berlanjut hingga larut malam.
Menjelang hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, Selasa (21/5/2019) sidak ke pasar Kota Bojonegoro bersama Kasat Lantas dan Kasat Sabhara. Tujuannya, untuk melihat langsung harga bahan pokok di pasar, mengantisipasi lonjakan harga jelang lebaran 2019 tahun ini.
Meski harga Bawang Putih sempat melambung tinggi, Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bojonegoro mengaklaim harga sembako dan komoditas sudah dipastikan kembali stabil.
Jelang bulan ramadan harga sejumlah bahan pokok serta kebutuhan dapur terus mengalami kenaikan, bahkan harga kebutuhan bumbu dapur seperti bawang merah dan putih harganya terus merangkak naik. Di pasaran kini mencapai Rp37 ribu dan bawang putih Rp45 ribu perkilonya.