Bupati dan Wabup Bojonegoro 2018-2023
Perangi Korupsi, Bupati Siapkan TGA
Menanggapi pernyataan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo pada saat sambutannya di pelantikan, terkait korupsi, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah mengaku siap memerangi korupsi.
Menanggapi pernyataan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo pada saat sambutannya di pelantikan, terkait korupsi, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah mengaku siap memerangi korupsi.
Selain di Alun-alun Kota Bojonegoro, kemeriahan juga tampak di kompleks Kantor Pemkab Bojonegoro. Mereka yang membawa undangan khusus bisa masuk ke Pendopo Malowopati, Senin (24/9/2018) malam. Tampak undangan Tasyakuran Rakyat mulai berdatangan dengan penjagaan santai dari Satpol PP.
Segenap keluarga besar blokMedia Group (blokBojonegoro.com & blokTuban.com) Mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Bupati Terpilih Bojonegoro, DR. Hj. Anna Muawanah dan Wakil Bupati Budi Irawanto, Semoga Bojonegoro bisa semakin maju dan berprestasi serta 'INTAN' (Bojonegoro Indah Tentram dan Aman).
Pelantikan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dan Wakil Bupati Budi Irawanto terasa istimewa. Sebab, sejak awal berdirinya kabupaten ini, baru sekali ini bupati dijabat perempuan. Jadi Bu Anna menjadi ibu nomor satu pertama di Bumi Angling Dharma.
Usai mengikuti pelantikan di gedung Grahadi Surabaya, Senin (24/9/2018), Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro DR. Hj. Anna Mu'awanah dan Drs. H. Budi Irawanto, M.Pd langsung bertolak ke Bojonegoro dengan diikuti sejumlah pejabat.
Sesuai janji pada masa kampanye, Bupati Bojonegoro terpilih, Anna Mu'awanah akan melaksanakan 17 program prioritas dan 2 program unggulan.
Pada Tasyakuran Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, periode tahun 2018-2023 nanti malam, rencana sepanjang Jalan Mastumapel Bojonegoro, akan dipadati oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk membuka lapaknya.
Sejumlah Karangan Bunga ucapan selamat untuk Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro periode 2018-2023 terpampang di area depan Pendopo Bojonegoro. Karangan bunga ucapan sudah tertata rapi sejak, Senin (24/9/2018) pagi.
Prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Wali Kota, diawali dengan pengambilan sumpah yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.
Gedung Grahadi Surabaya, hanya diperuntukkan bagi 12 Bupati dan Wakil Bupati terpilih beserta keluarga. Selain itu juga bagi DPRD Jatim, dan Forkopimda.