Skip to main content

Category : Tag: Pd


Aisyiyah Bojonegoro Salurkan 65.000 Liter Air Bersih untuk Warga Nganti dan Kolong

Sebanyak 65.000 liter air bersih disalurkan kepada warga Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, dan Desa Kolong, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (11/10/2026). Bantuan yang digerakkan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Bojonegoro itu menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Hadapi Kekeringan dan Banjir, Warga Bobol Dorong Gerakan Tanam Pohon

Warga Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, meminta workshop perubahan iklim tidak berhenti pada diskusi dan penyampaian materi. Mereka mendorong adanya tindak lanjut nyata, salah satunya penyediaan bibit dan gerakan penanaman pohon untuk menghadapi persoalan kekeringan, longsor, banjir bandang, hingga kerusakan lingkungan.

Festival Literasi Digital Bojonegoro 2026 Jadi Momentum Peluncuran Website Literasi Digital

Upaya memperkuat kecakapan generasi muda dalam menggunakan teknologi digital berlanjut di Bojonegoro. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bojonegoro bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, menggelar Festival Literasi Digital Bojonegoro 2026 sekaligus meluncurkan website literasi digital sebagai bagian dari keberlanjutan program bagi pelajar.

Karangsono Dorong Perdes Pencegahan Perkawinan Anak, Bidik Nol Kasus

Desa Karangsono, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, mulai menyiapkan regulasi khusus untuk memperkuat pencegahan perkawinan anak. Melalui workshop penyusunan Peraturan Desa (Perdes), pemerintah desa bersama masyarakat menargetkan terwujudnya Desa Karangsono dengan nol kasus perkawinan anak.

Fraksi PDI-P Pertanyakan Dasar Dana Cadangan Pilgub Jatim Rp600 Miliar

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mempertanyakan dasar penetapan Dana Cadangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur sebesar Rp600 miliar. Fraksi menilai nominal tersebut perlu dijelaskan secara lebih transparan karena biaya penyelenggaraan Pilgub Jatim terus meningkat dari waktu ke waktu.