Skip to main content

Category : Tag: Pd


Pilkades Serentak III

Survei, PDPM Ungkap Pencalonan Kades

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bojonegoro gelombang III, banyak diikuti calon incambent. Namun ada beberapa faktor yang menyebabkan para Cakades (Calon Kepala Desa) termotavasi maju dalam pesta demokrasi di tingkat desa tersebut.

Ketua DPD RI Siap Dukung Perpres Percepatan Pembangunan di Jatim

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Gerbangkertosusila, BTS dan Selingkar Wilis yang diamanatkan kepada Gubernur Jawa Timur mendapat dukungan dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Kabar Persibo

Tuntut Manajemen Mundur, Curva Nord Ancam Boikot Pertandingan

Kelompok suporter Persibo Bojonegoro, Curva Nord Drago Tifoso, melayangkan tuntutan tegas kepada manajemen klub. Mereka mengancam akan memboikot total seluruh pertandingan Persibo di musim kompetisi tahun 2020 ini.

PDIP Bojonegoro Tetap Solid Jaga Ideologi Partai

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bojonegoro, terus berkomitmen menjaga ideologi partai. Hal itu ditunjukkan dengan pertemuan temu tokoh, kader dan simpatisan PDI Perjuangan dalam rangka HUT ke - 47 PDI Perjuangan.

HUT, Bupati Bersama Pengurus PDIP Ziarohi Bung Karno

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Bojonegoro, begitu istimewa. Pasalnya Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah bersama pengurus partai berlambang Banteng itu berziarah ke Makam Bung Karno (MBK) di Blitar, Selasa (21/1/2020).

Kaleidoskop 2019 (11)

Tahun 2019, Jumlah Tambahan Pelanggan PDAM Tak Sesuai Target

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bojonegoro di tahun 2019 pihaknya telah targetkan 3.165 pelanggan saluran air baru. Namun, dari terget tersebut yang masuk hanya 2.944 saluran, seluruhnya termasuk yang tersebar di 14 kecamatan

945 Madin dan Ustad Terima BPPDGS Setahun Penuh

Dana Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) tahun 2019 sudah dicairkan semuanya. Dana bantuan tersebut diterima oleh masing-masing lembaga dan guru sebanyak 12 bulan. Dana bantuan keuangan itu bersumber dari APBD Provinsi Jawa timur dan APBD Kabupaten Bojonegoro, yang totalnya Rp 15.3 miliar.