Skip to main content

Category : Tag: Pejambon


BumDes Sarana Mandiri Pejambon, Sumbang PAD Hingga 61 Juta

Prestasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Sarana Mandiri Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro cukup membanggakan. Pasalnya, BUMDesa ini telah menyumbang pendapatan desa, sebesar Rp 61.000.000,00. Tak heran jika BUMDesa Sarana Mandiri masuk nominasi 6 BUMDesa terbaik se-Jawa Timur.

#CeritaDesakKu

Desa Pejambon Pernah Dibuat Tempat Persembunyian Prajurit Majapahit

Setiap desa dan daerah pasti memiliki asal usul atau sejarah terbentuknya daerah tersebut, meskipun entah benar atau tidak kejadian tersebut, tapi cerita itu bisa jadi turun temurun dari leluhur desa, seperti halnya Desa Pejambon yang berada di Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Bermodal Rp350 Ribu, Mahasiswa Unugiri Ciptakan Tempat Cuci Tangan Otomatis

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro yang sedang melakukan pengabdian masyarakat atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, berhasil menciptakan alat cuci tangan otomatis dengan sensor elektronik tanpa perlu menyentuh kran, untuk menghindari penularan virus Covid-19.

Kilas Balik Kegiatan DInas PMD Bojonegoro (2)

Launching Wisata Edukasi Pejambon bersama Menteri Desa PDTT dan Penyerahan BLT-DD dan BKD

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar di Bojonegoro disambut meriah oleh jajaran Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dan semua yang pegiat desa sebagai penyemangat dalam kiprah memajukan daerah dan desa, pada Jumat (25/9/2020) lalu.

Libur Maulid, Pengunjung Wisata Desa Meningkat

Libur dan cuti bersama dalam rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H, diperkirakan pengunjung beberapa wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur meningkat dari hari biasa.

#BeritaFoto

Wisata Edukasi di Pejambon Diresmikan

Wisata edukasi pertanian yang ada di Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro resmi dilaunching. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan rangkaian bunga melati, oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) Abdul Halim Iskandar.