Skip to main content

Category : Tag: Pek


Buruh Kupas Ketela, Pekerjaan Sampingan Menambah Pundi Rupiah

Musim kemarau kali ini dimanfaatkan warga Desa Bendo, Kecamatan Kapas mengisi kesibukannya dengan menjadi buruh kupas ketela. Hal itu dilakukan warga desa setempat untuk bisa mengais pundi rupiah sebagai tambahan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Formasi P3K yang Dibutuhkan Hanyalah Guru

Kementrian Agama (Kemenag) Bojonegoro, tidak bisa memastikan berapa kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) yang bakal diangkat di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Pasalanya, perihal yang mengetahui tentang P3K itu hanyalah dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur.

P-21 Berkas Kasus Kepala Inspektorat Kini di Tangani PN Tipikor Surabaya

Berkas dugaan kasus korupsi anggaran audit internal dana inspektorat Bojonegoro, dengan tersangka Kepala Inspektorat Bojonegoro, Syamsul Huda terus bergulir, bahkan berkas kasus itu telah memasuki tahap 2 pemeriksaan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro.

Dugaan Kasus Korupsi Kepala Inspektorat Bojonegoro

Tanah Milik Kepala Inspektorat di Lumajang Disita Kejari

Asset senilai ratusan juta milik tersangka kasus dugaan kasus korupsi anggaran dana biaya auditor internal Inspektorat 2015-2017 Syamsul Hadi telah disita oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro. Penyitaan asset milik tersangka itu telah dilakukan usai kepala Inspektorat ditetapkan menjadi tersangka.

Dugaan Kasus Korupsi Kepala Inspektorat

Kejari Perpanjang Penahanan Jadi 40 Hari

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, resmi memperpanjang penahanan kasus dugaan korupsi anggaran biaya auditor internal Inspektorat tahun 2015-2017, Syamsul Hadi, selama 40 hari kedepan, untuk memudahkan penyidikan.

Cegah Penyakit Masyarakat, Polres Bojonegoro Gelar Razia

Meski Bulan Ramadan, peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Bojonegoro terbukti masih ada. Oleh karenanya, Polres Bojonegoro, melalui Satuan Sabhara menggelar razia peredaran dan penjualan minuman keras (miras) tanpa izin, ke sejumlah tempat di wilayah Kecamatan Kapas, Rabu (15/5/2019).

Ditetapkanya Syamsul Hadi, PMII Berharap Tak Berhenti di Kasus Inspektorat

Setelah ditetapkanya Kepala Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Syamsul Hadi, sebagai tersangka kasus korupsi penyalahgunaan wewenang lantaran merugikan negara sebesar Rp 1,7 miliar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bojonegoro, Pengurus Cabang (PC) PMII Bojonegoro mengapresiasi kinerja kejari dalam penuntasan dugaan korupsi tersebut.

Dugaan Kasus Korupsi Kepala Inspektorat Bojonegoro

Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini

Penetapan tersangka dan Penahanan terhadap SH sebagai Kepala Inspektorat Bojonegoro dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, dikarenakan tersangka tidak mengembalikan dana kerugian negara sekitar Rp1,7 milyar. Selain itu, diduga sebagai Kepala Inspektorat tersangka juga menyalahgunakan jabatannya untuk memperkaya diri sendiri dari hasil uang negara tersebut.

Kepala Inspektorat Bojonegoro Ditahan

Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli

Sebelum ditetapkan tersangka dan melakukan penahanan Kepala Inspektorat Bojonegoro, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, memang terus melakukan penyidikan agar sekaligus mengumpulkan data guna memperkuat dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Syamsul Hadi. Bahkan pihak Inspektorat juga telah mendatangkan 7 ahli untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Inspektorat.