Pengisian Perangkat Desa Serentak
Sekolah yang Digunakan Tes Perangkat Tetap Masuk
Pelaksanaan ujian calon perangkat Desa serentak, besok Kamis (26/10/2017), akan ditempatkan di gedung sekolah baik SD, SMP maupun SMA di masing-masing kecamatan.
Pelaksanaan ujian calon perangkat Desa serentak, besok Kamis (26/10/2017), akan ditempatkan di gedung sekolah baik SD, SMP maupun SMA di masing-masing kecamatan.
- Keriuhan jelang ujian calon perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro, tidak membuat Universitas Negeri Semarang (Unnes) menciut. Rabu (25/10/2017), tim dari kampus asal Kota Lumpia Semarang yang tak lain adalah pihak ketiga yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai penyelenggara ujian mulai berdatangan ke Kota Ledre.
Berbagai persiapan ujian tulis pengisian perangkat desa di Bojonegoro terus dilakukan. Salah satunya adalah persiapan pemilihan tempat ujian dan pengamanan 419 ruang yang tersebar di 30 lokasi.
Setelah proses pembuatan soal dalam pelaksanaan pengisian perangkat desa serentak, rencananya naskah soal akan tiba di Polres Bojonegoro, Rabu (25/10/2017). Dalam perjalanan menuju Kota Ledre dikawal ketat para petugas.
Universitas Negeri Semarang (Unnes) berkomitmen menjaga kerahasiaan soal dan kunci jawaban, yang digunakan dalam seleksi calon perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro. Meskipun keseriusannya itu sebagai pihak ketiga sempat akan digoyahkan.
Sampai jelang pelaksanaan ujian perangkat desa serentak berlangsung, banyak pihak bertanya-tanya terkait dengan sosok Khamim. Sebab Sekretaris Desa (Sekdes) Sambiroto, Kecamatan Kapas, Bojonegoro itu juga Ketua Tim Pengisian Perangkat desa setempat.
Riuh jelang ujian pengisian perangkat desa serentak se-Kabupaten Bojonegoro, makin terasa. Termasuk munculnya surat pernyataan Panitia Pengisian Perangkat se-Kecamatan Kepohbaru, terkait tuntutan transparansi.
Pengamanan untuk ujian pengisian perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro 26 Oktober mendatang tidak main-main. Polres Bojonegoro bahkan mengerahkan 343 polisi untuk menjaga agar kegiatan berjalan lancar. Hal itu disampaikan saat rapat bersama di Creative Room lantai 4 gedung baru Pemkab Bojonegoro.
Pelaksanaan ujian perangkat desa akan digelar serentak, nantinya akan dilaksanakan di sekolah masing-masing yang ada di kecamatan. Pelaksanaan ujian tersebut, minimal akan menggunakan satu SMP Negeri di tiap kecamatan.
Kedatangan tim evaluator pengisian perangkat desa yang mendatangi Universitas Negeri Semarang (UNNES), hanya Ketua Komisi A dan Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro. Padahal, dalam tim tersebut selain legislatif, juga ada IDFoS Indonesia dan Bojonegoro Institute. Namun kedatangan dua legislator tersebut bersama perwakilan Asosiasi Kepala Desa (AKD).