Diperlebar, Pengaspalan Jalan Nasional 10 Kilometer Hampir Rampung
Proyek pelebaran Jalan Nasional dari titik Jalan Ahmad Yani Kota Bojonegoro arah timur hingga Desa Margomulyo, Kecamatan Balen sepanjang 10 kilometer terus dikebut.
Proyek pelebaran Jalan Nasional dari titik Jalan Ahmad Yani Kota Bojonegoro arah timur hingga Desa Margomulyo, Kecamatan Balen sepanjang 10 kilometer terus dikebut.
Macetnya Jalan Raya Bojonegoro-Babat, tepatnya dari Kecamatan Balen hingga Sumberrejo bagitu parah. Penyebab utama karena adanya perbaikan jalan di wilayah Margomulyo, Balen, Sabtu (13/11/2021) siang.
Perbaikan Jalan Raya Bojonegoro-Babat, tepatnya di wilayah Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro membuat jalan raya nasional tersebut macet total.
Selain pembangunan jalan rigid beton yang terus digebut pengerjaannya di tahun 2020 ini, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Penataan Ruang juga melakukan pemeliharaan terhadap ruas jalan beraspal yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Di sosial media beredar kemacetan jalan provinsi baik dari ruas arah barat yakni, sekitar Desa Sukowati hingga Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Maupun arah timur sepanjang Proliman, Kapas.Â
Akhirnya ruas Jalan Sroyo-Nglinggo yang sempat terbengkalai ditinggal kontraktor tahun 2019, pertengahan 2020 dikerjakan lagi.
Hati-hati saat Melintas di Jalur Bojonegoro-Nganjuk
Jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Desa Pohwates Kecamatan Kepohbaru arah Kedungadem dalam proses perbaikan, namun musim kemarau nampak tidak bersahabat, pasalnya pembangunan jalan yang masih rata dengan koral menjadi pemicu debu.
Setelah hearing kemarin terkait pelaksanaan proyek jalan veteran, pihak pelaksana proyek sudah menunjukkan itikad baiknya. Sehingga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro akan menagih janji kontraktor dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Kamis (21/12/2017).
Insiden kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang menimpa beberapa masyarakat yang tengah melintas di jalan Veteran, diduga akibat adanya pengerjaan proyek di sepanjang jalan tersebut. Namun Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro menyebut itu adalah kesalahan bersama.