EMCL Adakan Sekolah Lapang untuk Petani
ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Universitas Bojonegoro (Unigoro) melaksanakan sosialisasi Program Sekolah Lapang Pertanian di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Rabu (2/1/2019).
ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Universitas Bojonegoro (Unigoro) melaksanakan sosialisasi Program Sekolah Lapang Pertanian di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Rabu (2/1/2019).
Keberadaan mesin panen padi (Combine Harvester) dianggap menggusur tenaga manusia saat musim panen padi tiba. Pasalnya, mesin panen padi tersebut tidak terlalu banyak membutuhkan tenanga manusia.
Dulu, saat memanen padi, petani menggunakan alat perontok gabah manual.Banyak tenaga manusia terserap untuk bekerja. Mulai untuk memotong, memancal pedal dos, sebutan alat tradisional itu, sampai memanggul ke jalan raya.
Petani bawang di Dusun Tadahan, Desa Krondonan, Kecamatan Gondang kian resah. Pasalnya, selama seminggu terakhir ini hujan hampir setiap hari turun.
Salah satu problema usaha tani sekarang adalah berkurangnya tenaga kerja pertanian. Jumlah petani semakin berkurang. Sementara anak-anak muda jarang yang bercita-cita menjadi petani. Agar tahapan tanam padi/tandur tidak lambat dan serempak petani di Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan) Bumiarto desa Krangkong, Kecamatan Kepohbaru menggunakan alat menanam padi dengan mesin yang disebut Rice Transplanter. Dengan menggunakan Alat mesin pertanian (Alsintan) ini tandur cepat dan lebih hemat biaya.
Rata-rata di daerah Kabupaten Bojonegoro baru mulai tanam padi. Namun, di Desa Kemiri, Kecamatan Malo sebagain besar petani sudah panen padi.
Hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Bojonegoro berada di kawasan hutan. Banyak pula desa-desa yang di dalam hutan dengan akses ke kawasan membutuhkan waktu dan tenaga ekstra dibanding dengan desa lainnya.
Sebagian petani di Desa Tejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro memasang jaring di masing-masing lahan pertanian miliknya.
Dasarian pertama Desember 2018 ini wilayah Desa Balenrejo Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro sudah memasuki musim penghujan. Sehingga para petani mulai turun ke sawah untuk membuat lahan persemaian bibit padi.
Sejak gedung Sistem Resi Gudang (SRG) selesai dibangun tahun 2014 lalu, gudang ini dinilai kurang bisa berjalan dengan maksimal. Sejatinya gedung SRG ini mampu menampung hasil panen para petani hingga 2 ribu ton, sangat disayangkan banyak petani belum mau menyimpan hasil panennya di gudang SRG yang berada di Desa Ngraseh Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.