3 Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Kapas Ditutup Sementara
Puskesmas Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro resmi ditutup sementara waktu. Penutupan dilakukan setelah tiga orang Tenaga Kesehatan (Nakes) dinyatakan terpapar Corona atau Covid-19.
Puskesmas Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro resmi ditutup sementara waktu. Penutupan dilakukan setelah tiga orang Tenaga Kesehatan (Nakes) dinyatakan terpapar Corona atau Covid-19.
Trend perkembangan angka Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro masih meningkat. Berdasarkan data kasus konfirmasi positif kumulatif sebanyak 791 orang, meliputi aktif dirawat 68 orang. Sembuh 647 orang dan meninggal dunia 76 orang. Sedangkan kasus suspect tercatat sebanyak 244 orang.
Ular sepanjang 3 meter jenis Sanca Batik (pyton recitulatus) membuat warga yang berada di Desa Sumberejo RT.02 Kecamatan Trucuk was-was, Jumat (13/11/2020) malam.
Dianggap menganggu dan membahayakan warga sekitar, keberadaan sarang tawon Ndas (Vespa Affiniss) akhirnya ditangani Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro, Senin (2/11/2020), bahkan petugas mengevakuasi tiga sarang sekaligus.
Menjelang libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2020, biasanya identik dengan mobilitas kendaraan yang meningkat di Jalan Raya.
Usai layanan kesehatan yang ada di Puskesmas Kecamatan Pungpungan dialihkan, kini pelayanan Puskesmas di Kecamatan Trucuk juga akan dialihkan mulai Sabtu (15/8/2020) besok, lantaran ada 3 tenaga medis di puskesmas tersebut dinyatakan positif Corona Virus Disease atau Covid-19.
Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub dan Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, terus melakukan penjagaan ketat di wilayah perbatasan khususnya memasuki area Bojonegoro-Cepu. Hal itu, dilakukan guna mengantisipasi pemudik yang hendak di memasuki wilayah Bojonegoro.
Untuk mencegah penyebaran Virus Corona, petugas gabungan dari TNI-Polri dan polisi pamong praja di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro membubarkan warga yang sedang berkumpul di pasar kambing. Tim gabungan meminta dengan persuasif para pedagang dan pembeli untuk membubarkan diri.
Pasca kepulangan 14 petugas haji asal Kabupaten Bojonegoro usai mengikuti pelatihan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) beberapa waktu lalu bersama sekitar 413 peserta dari beberapa kabupaten dan kota yang ada di Jawa Timur.
Pelatihan petugas haji yang digelar di Asrama Haji Sukolilo Surabaya beberapa waktu lalu menjadi salah satu klaster penularan corona di Jawa Timur. Kini, tercatat ada 11 orang positif corona.