Pemilu 2019
Januari, Bawaslu Tertibkan 749 APK Melanggar
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro kian tegas menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) milik peserta Pemilu. Setidaknya 749 APK melanggar ditertibkan selama Januari.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro kian tegas menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) milik peserta Pemilu. Setidaknya 749 APK melanggar ditertibkan selama Januari.
Dugaan pelanggaran yang dilakukan Kepala Daerah Kota Ledre yang dinilai tidak netral dalam Pemilu 2019, dianggap tidak memenuhi unsur formil dan materil lantaran minim alat bukti.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro kembali menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) Peserta Pemilu 2019. Kali ini sebanyak 405 APK ditertibkan Bawaslu.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro menyoroti Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) Peserta Pamilihan Umum (Pemilu) tahun 2019. Sebab, hal tersebut juga akan dilaporkan ke pusat.
Peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro dalam menjaga hak pilih terus dimaksimalkan. Mulai komunikasi intens dengan KPU, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dan Disdukcapil Bojonegoro.
Sepuluhan orang yang mengatasnamakan LS) Tikus Pithi Hatana Baris mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (3/1/2019).
Pada 17 April 2019 ini, Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) baik Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilu Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), DPD, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota untuk periode 2019-2024.
Jadwal kampanye Pemilu 2019 dimulai pada 23 September, yakni setelah penetapan DCT Anggota Legislatif serta pasangan Capres dan Cawapres.
Mesin partai Gerindra terus digerakan untuk memenangkan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Partai berlambang kepala Garuda menyebut kemenangan Partai Gerindra sudah di depan mata, termasuk DPC Partai Gerindra Kabupaten Bojonegoro mentargetkan 60 persen suara.
KPU terus mengupayakan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dari waktu ke waktu menjadi lebih berkualitas. Salah satu indikator kualitas penyelenggaraan adalah terbukanya ruang komunikasi mendialektikakan gagasan ide antara pemilih dan yang dipilih. Orang memilih seseorang untuk wakilnya pasti ada harapan besar atas pilihannya. Tak ubahnya orang yang menjatuhkan pilihan hatinya kepada kekasihnya pasti juga didasari kepentingan.