Menyambut tahun baru islam 1440 Hijriyah, ratusan siswa mulai MI, RA dan PAUD Lembaga Pendidikan (LP) Nurul Huda Desa Semenpinggir, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro menggelar pawai taaruf keliling desa, Jumat (14/9/2018).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro terus melakuian dropping air bersih. Kali ini, pihak BPBD menambah dropping air bersih di Desa Bakulan, Kecamatan Temayang, Senin (27/8/2018).
Krisis air bersih di wilayah Bojonegoro diperkirakan semakin meluas. Mengingat musim kemarau tahun ini cukup terik, sehingga menyebabkan sejumlah embung, sungai hingga sumur mulai mengering.
Puluhan pelajar dan mahasiswa peserta upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-73 di Kabupaten Bojonegoro pingsan akibat cuaca yang tidak bersahabat saat upacara berlangsung.
aat ini pendataan terhadap warga masih dilakukan pihak desa bagi warga yang terkena dampak akibat kejadian yang diduga salah teknis saat pihak PLN memperbaiki travo listrik yang dilakukan, Kamis (8/8/2018) kemrin.
Meski kemarau sudah melanda Kabupaten Bojonegoro, namun hingga kini baru satu desa yang mengajukan untuk mendapatkan droping air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yakni Desa Bakulan Kecamatan Temayang.
Tidak terpenuhinya pagu sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Kabupaten Bojonegoro, dinilai ada beberapa faktor, salah satunya ada pergeseran siswa yang mana lebih memilih sekolah yang banyak memberikan ilmu agama. Selain pandai dibidang akademik, orang tua siswa ingin anaknya juga pandai dibidang agama.
Di Bojonegoro, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kekurangan pagu siswa tidak hanya terjadi pada SMP saja, namun juga terjadi pada jenjang SMA. Kekurangan tersebut terjadi di SMA yang berada di daerah pinggiran kota Bojonegoro.
Bojonegoro lumbung pangan dan energi. Begitulah kalimat yang sempat populer beberapa tahun lalu. Bukan soal slogan saja, Bojonegoro memang punya banyak sawah ladang, angkatan kerja petani dan juga produk pertanian. Mulai dari padi, bawang merah, cabai, tomat hingga tembakau. Soal kesejahteraan petani, ada yang di atas rata-rata dan banyak juga yang masih di bawah garis kemiskinan. Ini bukan sekedar permasalahan kebijakan dan program pemerintah. Namun, juga paradigma berpikir para petani Bojonegoro serta sarana dan prasarana untuk menuju yang lebih baik.
Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ajaran 2018/2019, Jumat (6/7/2018) ditutup. Namun beberapa sekolah, terutama yang berada di wilayah pinggiran Bojonegoro dipastikan pagu tidak bisa terpenuhi.