Pladu, Munggut dan Ngumboh
Seminggu terakhir ini, media sosial terutama Facebook benar-benar meriah dengan tiga kata; pladu, munggut dan ngumboh.
Seminggu terakhir ini, media sosial terutama Facebook benar-benar meriah dengan tiga kata; pladu, munggut dan ngumboh.
Warga sekitar bantaran sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Bojonegoro, hari ini Rabu (29/11/2018) panen ikan. Fenomena ikan mabok biasanya oleh masyarakat sekitar sering disebut pladu atau munggut. Terlihat, masyarakat ada yang membawa seser maupun kayu yang diberi paku sudah bisa mendapatkan banyak ikan. Ikan yang paling banyak didapat warga adalah jenis ikan bader, dan pula ikan jambal.
Fenoma alam ikan mabok yang terjadi di Sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Bojonegoro, yang biasa disebut pladu atau munggut, adalah moment yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat bantaran bengawan saat debit air naik, karena air berwarna kecokelatan dan keruh, sehingga membuat ikan mengambang ke permukaan atau menepi.
Warga sekitar bantaran sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Bojonegoro, hari ini Rabu (29/11/2018) panen ikan. Fenomena ikan mabok biasanya oleh masyarakat sekitar sering disebut pladu atau munggut.
Selasa, (29/5/17) pagi, masyarakat di bantaran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Sudu Kecamatan Gayam, dihebohkan dengan ikan mabuk. Masyarakat menyebutnya dengan sebutan "pladu".