Jika sebelumnya beredar himbauan saat pandemi Covid-19, bahwa pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro, pelayanan poli rawat jalan buka senin hingga sabtu dengan jam pendaftaran mulai pukul 07.00-10.00 WIB.
Satgas Penanganan Covid-19 meluruskan anggapan di masyarakat, yang menyatakan bahwa kekebalan komunitas atau herd immunity dapat dicapai dengan membiarkan orang yang terkena Covid-19 sembuh sendiri Sehingga kekebalan tubuh akan tercipta dengan sendirinya.
Satgas Penanganan Covid-19 memperingatkan pihak rumah sakit agar menerima pasien Covid-19 yang datang. Hal ini menyusul adanya laporan dari sejumlah media massa, yang mengabarkan ada seorang pasien di Depok, Jawa Barat yang ditolak rumah sakit, bahkan diharuskan membayar uang muka untuk mendapatkan ruang isolasi.
Babak baru melawan covid-19 melalui vaksinasi sudah dimulai minggu lalu, termasuk di Kabupaten Bojonegoro yang dimulai secara simbolis pada Kamis (28/1/2021) oleh Buapti bersama tokoh lainnya, dan dilanjutkan serentak seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) yang divaksinasi di 48 Fasilitas Kesehatan (Faskes).
Meski jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro terus berubah-ubah dengan adanya pasien sembuh dan tambahan baru, namun jumlah konfirmasi positif di Kabupaten Bojonegoro terus menurun.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo Kabupaten Bojonegoro mendapatkan jatah 1.036 vaksin covid-19 jenis Sinovac, dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
Data Satuan Tugas Penanganan Covid -19 (Satgas Covid -19) menunjukkan risiko penularan Covid -19 tanpa berperilaku 3M, bisa mencapai 100%. Dengan mencuci tangan risiko tertular turun 35%, ditambah memakai masker kain risikonya turun menjadi 45%, apabila memakai masker bedah menurunkan risiko tertular hingga 70%, lalu ditambah dengan menjaga jarak 1 meter menurunkan risiko hingga 85%. Efektivitas inilah yang mendasari protokol kesehatan 3M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak adalah upaya utama untuk dijalankan seluruh masyarakat. Setiap saat, pemerintah selalu menghimbau agar mentaati 3M karena masyarakat juga memiliki peranan penting dalam upaya menekan angka penularan Covid -19.
Perkembangan harian penanganan Covid-19 per 30 Januari 2021, terus meningkatkan kesembuhan kumulatif. Pasien sembuh bertambah lagi sebanyak 10.242 orang. Penambahan hari ini meningkatkan jumlah kumulatif pasien sembuh Covid-19 menjadi 862.502 orang atau persentasenya sebesar 80,9%.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, metode GeNose tidak dapat menggantikan swab test PCR yang memiliki fungsi diagnosis Covid-19.