Skip to main content

Category : Tag: Rama


#WayaheNgaji

Menjaga Puasa di Era Digital

Bulan ramadan tahun 2019 ini, blokBojonegoroTV mengajak warganet untuk ikut menyemarakkan bulan suci dengan hal-hal yang positif termasuk #wayahengaji.

Ramadhan 1440 Hijriyah

Rutin, KAHMI-HMI Bagikan Takjil di Rumah Sakit

Setiap Ramadan banyak masyarakat membagikan takjil, seperti halnya yang dilakukan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Bojonegoro. Mereka rutin setiap tahun membagikan takjil di enam rumah sakit yang ada di Kota Ledre.

Tips Sehat Saat Puasa Ala Dinkes Bojonegoro

Perubahan aktivitas tidur serta pola makan kerap dijumpai selama Ramadan. Pentingnya kesadaran akan kesehatan menjadi hal yang perlu diperhatikan setiap warga.

#blokBojonegoroTV

Awas...! Jaga 9 Lubang Ini Agar Lulus Puasa

ulan ramadan tahun 2019 ini, blokBojonegoroTV mengajak warganet untuk ikut menyemarakkan bulan suci dengan hal-hal yang positif termasuk #wayahengaji. Wayahe ngaji perdana ini disampaikan oleh Rektor Kampus UNUGIRI Bojonegoro, Ustadz Dr.H.M.Ridlwan Hambali, Lc.,MA. Dengan #wayahengaji ini semoga bulan ramadan tahun ini kita benar-benar mendapatkan berkah.

PMI Sediakan Sembako Bagi Pendonor Di Bulan Ramadhan

Di hari pertama bulan Ramadan ini stok darah yang ada di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro masih cukup stabil yaitu sejumlah 785 kantong darah.

Ramadan, Dinkes Bentuk Tim Khusus Awasi Mamin

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro membentuk tim khusus untuk mengawasi Makanan dan minuman (Mamin) saat Bulan Ramadan. Tim khusus tersebut bertujuan untuk memperketat pengawasan kualitas pangan ke sejumlah lokasi sarana distribusi pangan di Kabupaten Bojonegoro.

#blokBojonegoroTV

Ramadan Tiba, Sambut dengan Cerita

Tiga lembaga Taman Pendidikan al Quran (TPG) dan Madrasah Diniyah di Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, berbagi cerita. Kegiatan Minggu (5/5/2019) sore itu menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan. Pawai yang didominasi anak-anak dan guru ngaji tersebut diikuti sekitar 250 peserta. Santri berasal dari Desa Sarangan dan warga sekitar. Rute pawai mengambil start Balai Desa Sarangan, berjalan ke tiap sudut desa dan berakhir ke Balai Desa lagi.