PDKB Bukber Ramadan dan Ngaji Bareng
Di bulan suci Ramadan1446 Hijriyah, Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) mengadakan Buka Bersama (Bukber) Ramadan dan Ngaji Bareng, Jumat (21/3/2025).
Di bulan suci Ramadan1446 Hijriyah, Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) mengadakan Buka Bersama (Bukber) Ramadan dan Ngaji Bareng, Jumat (21/3/2025).
Sebanyak 117 stand selama 2 minggu ke depan bakal menyemarakkan Gebyar Ramadhan Bojonegoro tahun 2025. Agenda yang dibuka sejak 16-29 Maret itu, dipusatkan di kawasan Go Fun Entertainment Complex, Jl. Veteran No. 20 Jambean, Sukorejo, Bojonegoro.
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro melanjutkan agenda Safari Ramadan bertempat di Desa Ngradin, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (11/03). Menjelang petang sembari menunggu waktu berbuka, Nurul Azizah ditemani Kepala Bakorwil II Jawa Timur, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kab. Bojonegoro, Camat dan Forkopimcam Padangan menyambangi 50 Stand UMKM di Lapangan Desa Ngradin.
Momen bulan suci Ramadan 1446 H dimanfaatlan betul oleh Komunitas Grab Bojonegoro (KGB). Salah satu aksinya dapat dilihat, layaknya membagikan 500 takjil kepada pengguna jalan di area Jl. Pemuda, Bojonegoro pada Rabu (12/3/2025) sore.
Remaja Masjid (Remas) Nurul Ilmi Universitas Bojonegoro (Unigoro) di bawah naungan yayasan Suyitno Bojonegoro menggelar kegiatan "Ramadhan Camp" yang diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi Universitas Bojonegoro.
Taekwondo Bojonegoro tetap menggelar latihan rutin selama Bulan Ramadan. Keputusan ini diambil untuk menjaga kondisi fisik para atlet agar tetap prima meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.
Spirit Ramadhan oleh Susi Susanti SMK Dirgahayu Kedungadem Bojonegoro
Masyarakat Kabupaten Bojonegoro tak bisa sembarangan memilih tempat nongkrong termasuk ngabuburit atau menunggu waktu buka puasa. Seperti halnya, di rel kereta api. Pasalnya, dapat didenda Rp15 juta.
Puasa Ramadhan Oleh Ziyah Fazah Wijaya SMK N 2 Bojonegoro
Aktivitas pembelajaran selama bulan suci Ramadhan telah disesuaikan sesuai Surat Edaran Bersama (SEB) tiga menteri, yakni Mendikdasmen, Mendagri dan Menag. Hal itu telah diteruskan kepada segenap lembaga sekolah yang ada di Kabupaten Bojonegoro.