Skip to main content

Category : Tag: Ras


Pemkab Bojonegoro Gelontorkan 27,5 Ton Beras untuk Warga yang Menjalani Isoman

Sejumlah bantuan digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini sejalan dengan harapan dan perintah Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah untuk segera menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga yang terdampak PPKM secara ekonomi.

Kodim 0813 Bojonegoro Kembali Salurkan Bantuan Beras

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga yang terdampak Covid-19 secara ekonomi, sekaligus di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Kodim 0813 Bojonegoro melalui para Bintara Pembina Desa (Babinsa) kembali menyalurkan bantuan sebanyak 19.290 kilogram beras dari Pemerintah kepada 3.858 Kepala Keluarga (KK) di 28 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (31/7/2021).

Ketua Dekopinda Bojonegoro: Koperasi Hidup di Tengah Pandemi Covid-19

Di masa pandemi Covid-19 yang bermula di tahun 2020 hingga saat ini yang belum berakhir, hingga diterapkan masa PPKM Darurat oleh pemerintah selama tanggal 3-20 Juli 2021 mendatang, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Koperasi Ritel Indonesia (Akrindo), Sriyadi Purnomo mengajak seluruh masyarakat guna untuk mendukung penuh penyebaran virus corona di negeri ini tepat dihari Ulang Tahun Koperasi yang ke 74.

Berharap Covid-19 Berakhir, Koperasi Kareb Adakan Gerakan Tahajud dan Doa Bersama

Pandemi Covid-19 yang berdampak pada semua sektor diharapkan segera berakhir, sehingga perekonomian bisa pulih kembali. Hal itu membuat Koperasi Kareb Bojonegoro mengadakan gerakan tahajud dan doa bersama, yang diikuti semua karyawan dirumahnya masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Tak Hanya Gabah, Harga Beras Juga Turun

Banyaknya petani yang keluhkan penurunan harga gabah dikarenakan hasil panen yang kurang memuaskan, kini penjual beras juga keluhkan penurunan harga.

Menjadikan Masjid Sarana Literasi

Literasi -secara kebahasaan memiliki arti kemampuan menulis dan membaca. Secara luas, literasi bisa dimaknai kemampuan seseorang dalam mengolah informasi dan pengetahuan kekinian yang hadir, kemudian dipergunakan untuk membangun kecakapan hidup (life skill). Bila “literasi” disandingkan dengan masjid, artinya masjid memiliki tempat untuk membaca literatur keislaman kekinian, kemudian bisa memproduksi secara mandiri menjadi produk karya tulis baru berbentuk buletin, majalah, hingga buku serta konten informasi berbasis digital.