Idul Fitri 1439 Hijriah
Banyak Agenda Bukber, Omzet Rumah Makan Meningkat 50%
Nampaknya agenda Buka Bersama (Bukber) sudah menjadi budaya masyarakat saat ini saat bulan puasa ramadan tiba. Baik itu buka bersama dengan keluarga maupun teman kerja.
Nampaknya agenda Buka Bersama (Bukber) sudah menjadi budaya masyarakat saat ini saat bulan puasa ramadan tiba. Baik itu buka bersama dengan keluarga maupun teman kerja.
Warga RT.13 dan 14, Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Selasa malam (5/12/17), menggeruduk usaha Cafe dan Resto yang diduga dipergunakan sebagai tempat karaoke.
Tidak hanya pebisnis perhotelan saja yang menyambut baik adanya megaproyek industrialisasi minyak dan gas bumi (migas) di Bojonegoro Lapangan Gas Jembatan-Tiung Biru (JTB) PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) sejumlah resto juga mulai persiapkan strategi khusus.
Konsumen dan instasi dari perusahaan masih menjadi andalan pemiliki resto dan rumah makan di Kabupaten Bojonegoro. Adanya rapat internal, event customer gathering, pertemuan untuk bisnis selama ini menjadi pemasukan khusus.
Di semester kedua ini konsumen retoran mengalami penurunan 10% dibanding semester pertama lalu. Meski tidak berpengaruh secara signitifikan berbagai strategi baru terus dilakukan agar bisa meningkatkan pengunjung.
Banyak pelaku bisnis yang berbondong-bondong memulai bisnis resto di Kabupaten Bojonegoro untuk mencari keuntungan. Hal ini mengakibatkan terjadinya persaingan yang semakin ketat untuk pengusaha resto yang sudah berdiri.
Peningkatan okupasi hotel saat ini maish didominasi Food and Beverage (FB). Saat ini sejumlah hotel masih terus bersaing untuk memberikan pelayanan terbaik. Apalagi di momen ramadan kemarin, pengunjung FB meningkat 100%.
Seperti tahun lalu, Dinas Perhubungan Bojonegoro kali ini akan membangun satu rest area untuk memberi layanan masyarakat pada saat arus mudik dan balik lebaran.
Meski baru berdiri dua tahun yang lalu, tepatnya mulai menerima peserta didik pada tahun 2015, tak lantas membuat Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Bojonegoro jauh dari prestasi. Terbukti, beberapa kali siswa-siswi SMKN 5 berhasil meraih prestasi. Tak hanya itu, dua kali berturut-turut guru SMKN 5, yang lebih akrab disebut SMK Migas itu mendapat peringkat guru berprestasi untuk jenjang SMK se-Kabupaten Bojonegoro.
Dalam rangka menilai hasil kinerja para guru, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi (Cabdindik)Wilayah Kabupaten Bojonegoro mengadakan pemilihan guru berprestasi (Gupres) tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Bojonegoro, yang sekaligus bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Selasa, 2 Mei 2017.