Banser Tetap Jaga NKRI di Tengah Pandemi
Komitmen Banser NU menjaga Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap dilakukan berbagai cara. Meskipun pandemi Covid-19, Banser tetap siap dan bersatu demi membela agama, bangsa dan negeri.
Komitmen Banser NU menjaga Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap dilakukan berbagai cara. Meskipun pandemi Covid-19, Banser tetap siap dan bersatu demi membela agama, bangsa dan negeri.
Vaksinasi Covid-19 Prioritaskan Keselamatan Masyarakat
Update situasi perkembangan Covid-19 di Jawa Timur, Minggu (29/11/2020) ada sebanyak 287 pasien yang dinyatakan sembuh.
Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (29/11/2020) ada sebanyak 6 orang. Penambahan kasus baru juga masih ada 5 pasien di hari yang sama.
Kesembuhan pasien dari COVID-19 setiap hari terus bertambah. Dari data Kementerian Kesehatan 29 November 2020, pasien sembuh bertambah lagi sebanyak 3.810 orang. Penambahan harian ini terus meningkatkan jumlah kesembuhan kumulatif menjadi 445.793 orang atau 83,4%.
Presiden Joko Widodo telah memastikan kesiapan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 secara nasional. Hal ini dilakukan saat Kepala Negara meninjau langsung simulasi vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat, pada 18 November 2020. Untuk memastikan bahwa seluruh prosesnya berjalan lancar.
Satgas Penanganan Covid-19 menghimbau masyarakat tidak menghalang-halangi petugas kesehatan di lapangan yang melakukan penanganan Covid-19. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku mengingatkan, bagi masyarakat yang menghalangi petugas yang melakukan pemeriksaan, dapat dijatuhkan sanksi.
Kegiatan masyarakat yang mengundang kerumunan terbukti berpotensi besar terjadinya bahaya penularan Covid-19. Bahkan kegiatan kerumunan tersebut melahirkan klaster-klaster baru di berbagai daerah. Hal ini menunjukkan bahaya penularan Covid-19 masih terjadi.
Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, hal ini guna mencegah timbulnya klaster baru, yaitu klaster di lingkungan institusi pendidikan.