#blokBojonegoroTV
Menkes Baru Paparkan Perkembangan Covid-19 dan Vaksinasi di Indonesia
Menkes Baru Paparkan Perkembangan Covid-19 dan Vaksinasi di Indonesia
Menkes Baru Paparkan Perkembangan Covid-19 dan Vaksinasi di Indonesia
Beredar di media sosial kabar bahwa ada pemadaman saay malam tahun baru adalah hoax. Masyarakat diimbau tidak menghiraukan kabar tersebut.
Sebagai upaya untuk menekan laju penyebaran COVID-19, pemerintah mewajibkan karantina selama lima hari bagi penumpang penerbangan internasional yang masuk ke Indonesia sejak 27 Desember 2020. Selama karantina, para penumpang akan menjalani tes PCR pada saat masuk dan keluar karantina.
Vaksin diberikan tidak hanya pada saat kondisi terjadi pandemi. Ada beberapa kondisi dimana masyarakat seharusnya mendapatkan vaksinasi untuk alasan menjaga Kesehatan dan pencegahan terhadap penyakit tertentu. Kendati begitu masih ada masyarakat yang belum memiliki pemahaman akan pentingnya vaksinasi pada kondisi tertentu, seperti untuk persiapan pernikahan dan perjalanan.
Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Provinsi Jawa Timur terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) pada pelaksanaan libur tahun baru 2021, sekaligus berhubung masih tingginya penyebaran kasus Covid-19 di Bojonegoro/masuk kategori zona merah, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berupaya mengambil langkah strategis dalam upaya penerapan prokes dalam pencegahan penyebaran Covid-19.
Kehadiran 1.2 juta vaksin ke Indonesia memberikan harapan bagi penanganan Covid-19 di Indonesia. Sementera Pemerintah menunggu hasil uji klinik fase III dan evaluasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), sebagai dasar untuk mengeluarkan izin penggunaan vaksin Covid-19. Di sisi lain, perkembangan informasi yang simpang siur di masyarakat terkait vaksin seringkali menyesatkan. Informasi yang kurang tepat dan tidak sesuai konteks ini mempengaruhi tingkat penerimaan masyarakat terhadap vaksin. Oleh karena itu perlu untuk meluruskan informasi kepada masyarakat agar menjawab keragu-raguan.
Saling Mengingatkan untuk Kesehatan Bersama
Perkembangan terkini penanganan Covid-19 per 29 Desember 2020, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 7.903 kasus, dimana jumlah kasus aktif sebanyak 108.636 atau 14,9% dibandingkan rata-rata dunia sebesar 27,01%. Jumlah kasus sembuh sebanyak 596.783 atau 82,1% dibandingkan rata-rata dunia 70,79%. Untuk jumlah pasien meninggal 21.703 kasus atau 3,0% dibandingkan rata-rata dunia 2,18%.
Satgas Penanganan Covid-19 menawarkan kepada masyarakat tentang solusi komprehensif agar terhindar dari pandemi Covid-19. Dengan terlindungi dari Covid-19, masyarakat akan tetap produktif. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut solusi tersebut Yaitu Imun, Aman dan Iman.