Waspada DBD, Kenali Gejala-Gejalanya!
Demam berdarah dengue (DBD) yang tergolong ringan pada anak, seringkali berupa demam tanpa diikuti gejala tertentu. Jika muncul gejala, umumnya terjadi sekitar 4-7 hari setelah digigit nyamuk penyebab DB.
Demam berdarah dengue (DBD) yang tergolong ringan pada anak, seringkali berupa demam tanpa diikuti gejala tertentu. Jika muncul gejala, umumnya terjadi sekitar 4-7 hari setelah digigit nyamuk penyebab DB.
Organ ginjal berperan penting dalam menyaring zat-zat racun dalam tubuh. Itulah kenapa kita perlu benar-benar menjaga organ yang satu ini supaya tubuh tidak keracunan. Tidak melulu harus minum obat atau vitamin, masih ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan ginjal. Apa saja?
Masalah gigi berlubang menjadi penyebab utama masalah gigi orang Indonesia. Apalagi pola makan modern yang tinggi gula membuat risiko penyakit ini meningkat.
Pertanyaan tentang bolehkah berolahraga ketika sakit tentu bakal menjadi pembahasan yang menarik. Sebab, ada garis tipis antara dampak positif berolahraga dan penyakit yang semakin parah.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro mencatat hingga memasuki bulan Oktober 2018, sudah tercatat sedikitnya 5 warga di Kota Ledre meninggal dunia akibat terserang demam berdarah dengue (DBD).
Semua orang pasti pernah merasakan sakit, baik itu sakit ringan atau berat yang membutuhkan waktu lama untuk penyembuhannya. Seperti salah satu keluarga di Dukuh Alasmati RT.01/RW.04, Desa Sudu Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
Penyakit Mag (lambung) dan darah tinggi banyak dikeluhkan pasien yang datang ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Sukosewu.
Musim pancaroba adalah musim peralihan dari satu musim ke musim yang lain. Musim pancaroba biasanya ditandai dengan angin kencang, hujan yang datang secara tiba-tiba dalam waktu singkat, udara yang terasa panas, serta arah angin yang tidak teratur.
Semenjak ditetapkan Kabupaten Bojonegoro Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri oleh mantan Bupati Bojonegoro Suyoto. Karena itu pula, pada bulan Februari 2018 kemarin, Dinas Kesehatan langsung bertindak cepat dengan pencanangan imunisasi Difteri. Dari target 326.130 anak usia 1-19 tahun yang ditargetkan mendapat imunisasi Outbreak Response Imunization (ORI), sudah sekitar 98,15 persen yang telah mendapatkanya.
Dalam rangka antisipasi penyakit Difteri, ratusan siswa dan guru melakukan vaksinasi pencegahan penyakit mematikan itu. Kegiatan bertajuk Outbrake Respons Imunizatition (ORI) itu dilakukan di SMK Negeri Temayang.