Meski Ada Wabah PMK, Popoulasi dan Penjualan Sapi tetap Stabil
Adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya pada Sapi, ternyata tak mempengaruhi daya jual dan popoulasi Sapi di Pasar Hewan Kabupaten Bojonegoro.
Adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya pada Sapi, ternyata tak mempengaruhi daya jual dan popoulasi Sapi di Pasar Hewan Kabupaten Bojonegoro.
Guna mengantisipasi mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Polres Bojonegoro bakal lakukan pembatasan pembelian hewan dari luar daerah, serta akan dibentuk Satgas gabungan yang nanti leading sektornya dari Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, Kamis (12/5/2022).
Akibat penyakit mulut dan kuku (PMK) yang marak akhir-akhir ini, 9 ekor sapi dari luar daerah yang hendak masuk ke Pasar Hewan Bojonegoro dipaksa putar balik oleh petugas gabungan dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro, Dinas Perdagangan dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Balen, Kamis (12/5/2022).
Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro mencegah sapi dari luar daerah agar tidak masuk ke Kabupaten Bojonegoro. Karena mencegah adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) agar tidak menyebar di Bojonegoro, Rabu (11/5/2022).
Sebuah kandang sapi milik Sutiman (61) warga Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro terbakar akibat usai membuat api bediang untuk sapinya yang akhirnya menjalar ke dinding kandang sapinya, Rabu (20/4/2022)
Tengah berlangsung bimbingan teknis (Bimtek) Optimalisasi Wilsumbit Sapi Peranakan Onggol (PO) di ruang pertemuan SD Negeri Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Potensi kulit sapi tidak hanya dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan saja, namun bisa disulap menjadi makanan seperti halnya kerupuk rambak. Bahkan pembuat kerupuk rambak di Bojonegoro kebanjiran order, karena banyak diminati konsumen dari luar daerah Bojonegoro.
Dewan Pimpinan Daerah Barisan Pemuda Nusantara (DPD BAPERA) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak 2 ekor sapi pada Idul Adha 1442 H / 2021 M kali ini.
Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah atau tahun 2021, penjualan hewan kurban biasanya menjamur di sekitar Kota Bojonegoro, lantaran masyarakat mulai ramai-ramai berburu hewan kurban baik sapi mupun kambing. Tak terkecuali saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H yang bertepatan di tanggal 20 Juli 2021 mendatang terpantau masih dalam pelaksanaan PPKM Darurat. Oleh karena itu Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanakkan) Kabupaten Bojonegoro himbau masyarakat untuk membeli hewan ternak lokal yang lebih terjamin kualitas dan kesehatannya.