Benih Hanyut Terbawa Banjir, Petani Gagal Tanam
Hujan seharian yang menyebabkan banjir membuat petani di Desa Sroyo, Bojonegoro resah dan merugi. Mereka gagal tanam lantaran benih yang baru saja disebar hanyut terbawa banjir.
Hujan seharian yang menyebabkan banjir membuat petani di Desa Sroyo, Bojonegoro resah dan merugi. Mereka gagal tanam lantaran benih yang baru saja disebar hanyut terbawa banjir.
Pasar Sroyo, di Kecamatan Kanor yang kini tengah dipindahkan di Pohwates, Kepohbaru, Bojonegoro diterjang banjir setelah seharian kemarin hujan deras tiada henti. Banjir yang tak kunjung surut membuat beberapa pedagang tak berjualan sementara karena tiada tempat untuk berjualan.
Proses revitalisasi dan pembangunan Pasar Banjarejo atau Pasar Buah, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, sudah mencapai 90 persen dan ditargetkan rampung paling lambat pada pertengahan akhir Bulan Desember 2020. Pembangunan pasar ini, mengahbiskan total anggaran sebesar Rp49 miliar dari APBD tahun 2020.
Tempat pembuangan akhir atau biasa disebut TPA yang terletak di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, yang memiliki luas sekitar 5 hektar. TPA ini menampung 70 ton sampah setiap harinya. TPA ini beroperasi pada pukul 07.00 WIB sampai 15.00 WIB.
Keberadaan sarang tawon, memang membuat resah warga sekitar, bahkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro sering melakukan evakuasi sarang tawon seperti pada Jumat (20/11/2020) malam ada dua lokasi.
Sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Bojonegoro, berdasarkan pantauan blokBojonegoro.com di lapangan mulai kompak merangkak naik, Jumat (20/11/2020).
Sarapan adalah kunci agar anak bisa fokus mengikuti proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan baik.
Usai alamai lonjakan harga, kini harga daging ayam potong (Broiller) di sejumlah Pasar Tradisional Kabupaten Bojonegoro berangsur turun.
Sabtu (14/11/2020) bertempat di Gedung Griya Dharma Kusuma lantai II, dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan sinergitas program antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan para pelaku budaya dan usaha jasa pariwisata, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, menggelar sarasehan bersama pelaku seni budaya dan pariwisata di Bojonegoro.