Gubernur Dialog Bersama 100 Pemimpin Media
Pasar Mulai Diterapkan Sistem Ganjil-Genap
Untuk mencegah dampak penyebaran virus corona atau COVID-19 di Jawa Timur, mulai Rabu (6/5/2020) akan dilakukan pengaturan pasar.
Untuk mencegah dampak penyebaran virus corona atau COVID-19 di Jawa Timur, mulai Rabu (6/5/2020) akan dilakukan pengaturan pasar.
Momen bulan Ramadan pasti selalu dinanti-nanti oleh berbagai kalangan umat yang beragama Islam, salah satunya para penjual keperluan yang akan dikenakan di hari lebaran nanti, seperti halnya baju, jilbab, sandal dan berbagai keperluan yang lainnya.
Sebelumnya ramai kabar dilakukan tracking terhadap penyebaran Virus Corona/Covid-19, yakni ketika Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Trucuk dinyatakan Meninggal Dunia, serta rencana penutupan pasar Tradisional Kecamatan Kota Bojonegoro dan pasar Buah Banjarejo guna mencegah penyebaran Covid-19.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Pasar Kota Bojonegoro dan pasar Banjarejo, Selasa (28/4/2020). Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).
Setelah semalam beredar kabar dua pasar yang berada di dalam Kota Bojonegoro akan ditutup total untuk sementara, memang bukan hoax. Hanya saja, penutupan pasar tersebut karena ada kegiatan penyemprotan desinfektan oleh Pemkab Bojonegoro, yakni Pasar Kota Bojonegoro dan Pasar Banjarejo.
Kabar dua pasar di dalam Kota Bojonegoro akan tutup total untuk sementara, bukan hoax. Penutupan pasar dikarenakan ada kegiatan penyemprotan desinfektan oleh Pemkab Bojonegoro. Dua pasar tersebut adalah Pasar Kota dan Pasar Banjarejo.
Guna memutus rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bakal menutup sementara kegiatan pasar Tradisional Kota Bojonegoro dan Pasar Banjarejo, Kecamatan Kota Kabupaten Bojonegoro, mulai besok.
Pasca Penutupan Pasar Krempyeng oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo Kecamatan Bojonegoro, Jumat (24/4 /2020) kemarin, Pemkab Bojonegoro melalui Satpol PP Bojonegoro dan bersama Linmas desa setempat, melakukan penjagaan di Lokasi Pasar Krempyeng. Tujuannya, agar lokasi tersebut tidak lagi digunakan untuk berjualan kembali. Pasalnya, semua pedangang tersebut sudah dialihkan dan difasilitasi untuk menempati pasar desa oleh pemdes setempat.
Sejak penutupan Pasar Krempyeng, Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo langsung merelokasi pedagang pasar untuk menempati pasar desa setempat yang berada disebelah barat Lapangan Singonoyo, sejak Sabtu (25/4/2020) kemarin.
Bertepatan dengan awal puasa Ramadhan tahun 2020 ini, Fatayat NU Ranting Banjarsari Kecamatan Trucuk berbagi takjil untuk berbuka puasa bagi masyarakat kurang mampu dan yatim.