Skip to main content

Category : Tag: Sas


Kuswiyanto Sosialisasi Empat Pilar MPR di Kedungadem

Sosialisasi Empat Pilar terus dilakukan oleh anggota DPR/MPR RI Kuswiyanto. Secara bergantian di tiga desa yakni Desa Sidomulyo, Sidorejo dan Tumbrasanom yang semuanya berada di wilayah Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu(22/7/17) di masing-masing balai desa setempat.

Unigoro Kampus Literasi

Gol A Gong: Menulis Harus Dipaksa

Pegiat literasi, Gol A Gong yang hadir saat acara Apresiasi Seni dan Literasi di Kampus Universitas Bojonegoro, Minggu (16/7/2017) menggelorakan semangat menulis. Bapak empat anak itu memberikan banyak motivasi dan mengajari banyak hal agar menumbuhkan geliat literasi di Bumi Angling Dharma ini.

Unigoro Kampus Literasi

Deklarasi, Launching Buku Karya Dosen dan Pegiat Literasi

Usai acara Apresiasi Seni dan Literasi Minggu (16/7/2017), pada siang harinya Universitas Bojonegoro (Unigoro) mendeklarasikan diri sebagai Kampus Literasi serta melaunching buku karya dosen dan pegiat literasi di Kota Ledre. 

Unigoro Kampus Literasi

Gol A Gong Beri Inspirasi Himpaudi Bojonegoro

Untuk menyemarakan deklarasi Universitas Bojonegoro (Unigoro) sebagai kampus literasi di Kota Ledre, Minggu (16/7/2017), pihak kampus setempat menghadirkan Gol A Gong untuk memberikan inspirasi kepada Himpaudi Bojonegoro di aula Sogo Kampus Unigoro.

Gus Ipul: Semua Lokalisasi di Jatim Harus Ditutup

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan akan menutup semua lokalisasi yang ada di Jawa Timur. Hal itu disampaikan saat menghadiri Forum Silaturahim Ulama dan Masyarakat di Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Selasa (13/6/2017).

Jalan Lurus Kang Samin (8)

Surau Legendaris

Sepi. Padahal jam telah menunjukkan pukul 17.15 WIB. Waktu berbuka kurang 10-an menit. Biasanya, saat pukul 17.00 surau atau musala di tepi bengawan itu selalu telah ramai orang untuk sekadar membincang keagamaan. Terutama soal fiqih-fiqih ringan. Tetapi kenapa sekarang sepi?

Jalan Lurus Kang Samin (7)

Kang, Hujan Turun Lagi

Tidak biasanya Kang Sabar keluar rumah sambil berjaket tebal, memakai sarung dan peci putih. Selain itu masih ada syal Persibo Bojonegoro warna oranye terlilit di lehernya. Sambil berjalan menyusuri tanggul desa, karena berbatasan langsung dengan Bengawa Solo, ia meyilangkan tangan di dada. Bersedekap. Tubuhnya menggigil dan dari mulutnya saat membuang nafas seperti mengeluarkan asap putih.

Jalan Lurus Kang Samin (6)

Woww...! Manusia Perahu

Suara jangkrik dari kejauhan bersahutan. Bumi mungkin sedang hangat-hangatnya. Sebab, sejak beberapa hari belakangan ini hujan turun, walaupun tidak seberapa basah. Namun, air dari langit cukup untuk mengisi rongga tanah yang sejak beberapa bulan kerontang, walaupun di tepian bengawan tidak seberapa tampak. Sebab, tanah berpasir dan tercampur lempung.

Jalan Lurus Kang Samin (4)

Berputar dan Mabuk Berat

Tanpa sadar, Kang Samin tertidur begitu pulas. Tubuhnya yang mulai ringkih tersandar di pohon pisang lapuk. Disebut lapuk, karena dibagian buahnya telah diambil sang empunya, sedangkan yang berdiri tinggal batang setengah saja. Tiupan angin pagi hari di tepi Bengawan Solo menambah nyenyak tidur Kang Samin. Tidak terasa, jam menunjukkan pukul 07.00 WIB.