#blokBojonegoroTV
Rp1,8 Miliar untuk Janda Miskin
Bantuan ini dari Ibu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Khusus di tahun 2019, ada 23 desa yang menerima, total Rp1,8 miliar dengan sasaran lebih dari 451 rumah tangga miskin.
Bantuan ini dari Ibu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Khusus di tahun 2019, ada 23 desa yang menerima, total Rp1,8 miliar dengan sasaran lebih dari 451 rumah tangga miskin.
Pemerintah Provinsi, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jawa Timur, menyerahkan Program Penanggulangan Feminisasi di 3 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Penurunan angka kemiskinan di Jawa Timur menjadi fokus perhatian Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa lima tahun ke depan. Fokus itu menjadi prioritas khusunya di pedesaan, lantaran dibanding perkotaan kemiskinan paling banyak berada di pedesaan.
Bupati Bojonegoro menghadiri dan memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja tentang tugas-tugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Acara yang berlangsung di Ruang Angling Dharma (29/4/2019) ini, juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Pj Sekretariat Daerah, Asisten Perekonomian & Pembangunan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bappeda, Plt Kepala DPPMD, TKSK 28 Orang dan PKH 220 Orang.
Hijab merupakan salah satu alat untuk menutup aurat bagi kaum perempuan, berbagai macam model pun dibuat guna menarik para pembeli. Salah satunya, hijab cornskin yang lagi marak saat ini.
Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, membenarkan adanya dugaan kekeliruan lembar soal untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Madrasah Tsanawiyah (MTs) dalam Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK), Jumat (22/3/2019) Kemarin. Kekeliruan soal ada pada pertanyaan nomor 34.
Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, membenarkan adanya dugaan kekeliruan lembar soal untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Madrasah Tsanawiyah (MTs) dalam Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK), Jumat (22/3/2019) Kemarin.
Persoalan angkatan kerja di Indonesia, utamaya di Kabupaten Bojonegoro-Tuban belum bisa diacungi jempol sepenuhnya. Pasalnya sesuai data Badan Pusat Statistik, 66 persen angkatan kerja Indonesia hanya memiliki latar belakang pendidikan SMP hingga SD ke bawah. Padahal memasuki era revolusi industri 4.0, keahlian buruh dan angkatan kerja harus ditingkatkan.
Indeks Keparahan atau P2 dalam data angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro selama tiga tahun terakhir ini cenderung menurun, mulai dari 2015, 2016, 2017, dan 2018. Namun, menurunnya angka itu tidak terlalu signifikan.
Angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro selama tiga tahun terakhir ini cenderung turun. Seperti data yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) setempat dari 2015, 2016, 2017, dan 2018.