Penumpang Sepi, Penghasilan Sopir Bis Menurun
Sehubungan dengan adanya larangan mudik, kini banyak sopir bus yang mengeluh akibat sepinya penumpang dan banyak bus yang berhenti beroperasi. Hal tersebut berdampak kepada ekonomi mereka yang menurun.
Sehubungan dengan adanya larangan mudik, kini banyak sopir bus yang mengeluh akibat sepinya penumpang dan banyak bus yang berhenti beroperasi. Hal tersebut berdampak kepada ekonomi mereka yang menurun.
Arus lalu lintas di wilayah selatan Khususnya di Kecamatan Dander, masih lancar tidak ada kemacetan yang berarti. Meski begitu, bagi para pemudik yang hendak melewati jalur ini diharapkan berhati-hati di dua titik rawan kecelakaan.
Nasib naas menimpa pengunjung warung gethuk legendaris, Mak Yah yang berada di sebelah barat jembatan Kaliketek Desa Banjarsari, Bojonegoro. Kala pengunjung sedang menikmati sajian makanan warung tersebut, tiba-tiba diseruduk Truk Yap Crane atau truk pengangkut alat berat, yang diduga mengalami rem blong.
Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) beruntun terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat tepatnya wilayah Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, Selasa (1/5/2018). Ternyata, salah satu kendaraan yang terlibat laka lantas tersebut ditumpangi istri mantan Ketua PBNU, almarhum Hasyim Muzadi yakni Ibu Mutaminah Hasyim.
Bagi anda yang menyeberang perlintasan rel kereta api harus berhati-hati. Sebab, pada bulan April 2018 ini sudah ada 3 korban tertabrak kereta api. Dari 3 korban tersebut semuanya meninggal dunia.
Sampai hari ini, Jumat (8/9/2017) Dewi Fardhatul Magfirullah (10) korban kecelakaan di Jalan Raya Baureno-Babat, tepatnya di Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (5/9/2017) masih dirawat di Rumah Sakit Lamongan.
Sopir Bus Dali Prima , Esa Wahyu Prayogo, warga Desa Cerme, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, yang menabrak sepeda motor sampai menewaskan tiga orang sekeluarga sudah ditetapkan tersangka. Ternyata, sopir berusia 22 tahun tersebut sebenarnya belum layak mengemudikan bus jurusan Bojonegoro-Surabaya.
Kepala Perwakilan Jasa Raharja Bojonegoro, Diki Ginanjar didampingi Kepala Desa Kauman pagi tadi menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal pasca kecelakaan di Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, Bojonegoro.
Tidak ada firasat yang dialami keluarga maupun kerabat sebelum ditinggal Mohamad Dikron (45). Namun sehari sebelum kejadian tabarakan maut itu, tepatnya Selasa (5/9/2017) kemarin, aktivitas yang dilakukan korban tidak seperti biasanya.
Meninggalnya M. Dikron (45), guru madrasah asal Desa Kauman, RT.01/RW.01 Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (5/9/2017) sore, membuat banyak temannya merasa kehilangan. Tidak hanya rekan guru saja, namun juga murid-murid yang pernah diajar oleh korban turut merasakan kesedihan yang mendalam.