Final Liga 3 Kapal Api Jatim 2017
Umar: Yang Penting Kita Lolos ke 32 Besar
Kekalahan melawan Blitar United di Final Liga 3 Zona Jawa Timur, tentunya menyisakan kekecewaan yang amat mendalam bagi seluruh elemen pecinta Persibo Bojonegoro.
Kekalahan melawan Blitar United di Final Liga 3 Zona Jawa Timur, tentunya menyisakan kekecewaan yang amat mendalam bagi seluruh elemen pecinta Persibo Bojonegoro.
Laga Final Liga 3 Zona Jawa Timur antara Persibo Bojonegoro melawan Blitar United, yang diselanggarakan di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (30/9/2017) malam, dimenangkan oleh Blitar United.
Walaupun sudah diberi perpanjangan waktu sampai 30 menit, pertandingan antara Persibo Bojonegoro melawan Blitar United di final Liga 3 Zona Jawa Timur masih imbang dengan skor 1-1.
Walaupun mendapat perpanjangan waktu pada 15 menit pertama, skor pertandingan antara Persibo Bojonegoro melawan Blitar United, masih sama-sama kuat 1-1.
Pertandingan Final Liga 3 Zona Jawa Timur, antara Persibo Bojonegoro melawan Blitar United, yang di gelar di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (30/9/2017) malam, harus dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu.
Sekitar 3000 lebih suporter Persibo Bojonegoro yang hadir di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (30/9/2017) malam, tak henti-hentinya berikan semangat kepada para punggawa Laskar Angling Dharma.
Setelah wasit Joan Robyy meniup peluit tanda jalannya babak kedua, Persibo Bojonegoro langsung menjebol gawang Blitar United yang dijaga oleh Muh Fakih Haryanto.
Setelah terus menerus digempur oleh Blitar United, gawang Persibo Bojonegoro yang dijaga oleh Tony Aryo akhirnya kebobolan oleh pemain nomer 10 dari Blitar United, yaitu Agus Priyanto.
Bulan Muharrom atau bulan Syuro, yaitu pada tanggal 10 dipercaya sebagai hari yang pas untuk menyantuni anak yatim piatu, begitu juga dengan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bojonegoro, Sabtu (30/9/2017) pagi melakukan kegiatan santunan anak yatim.
Salah satu hal penting yang menjadi bagian dari UKS adalah pengawasan terhadap ketersediaan makanan di lingkungan sekolah, agar dipastikan aman dan sehat untuk dikonsumsi anak-anak. Karena di lapangan banyak ditemui bahwa jajanan anak-anak jauh dari kata aman dan sehat.