#bB60Detik
Kapur Tulis, Pernah Berjasa Kini Tinggal Kenangan
Produksi kapur tulis Munawi warga Desa Tulungrejo Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro berdiri 20 tahun lalu
Produksi kapur tulis Munawi warga Desa Tulungrejo Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro berdiri 20 tahun lalu
Berdiri sejak 20 tahun yang lalu, keberadaan produksi kapur rumahan yang ada di Desa Tulungrejo Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, memang tidak begitu dikenal oleh masyarakat luas, meski fungsi dari kapur tulis sendiri pernah sangat membantu dunia pendidikan, baik formal maupun non formal.
Menjalan suatu usaha tentu ada tantangan yang harus dilalui, disamping pelaku usaha harus kreatif juga harus memenuhi prosedur yang sudah ada termasuk perizinan.
Tak disangka-sangka, ternyata di Kota Ledre sebutan Kabupaten Bojonegoro ada produksi salah satu alat yang sangat membantu dalam kegiatan proses belajar mengajar.
Tak banyak yang mengetahui keberadaan produksi kapur tulis rumahan di Bojonegoro. Lokasinya berada di kediaman Munawi, tepatnya di Dusun Karung, Desa Tulungrejo Kecamatan Sumberrejo.
Sebagai upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Masyarakat Bojonegoro, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) selenggarakan pelatihan Batik Tulis yang sudah dimulai sejak Selasa (22/1/2019) lalu di Aula Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Kota Bojonegoro.
Kegiatan Bedah Buku Memangkas Birokrasi digelar salah satu media online nasional bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional, di Auditorium Lantai 2 Perpustakaan Nasional Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).
Menjadi guru tentu bukan semata-mata sekadar nama maupun status saja. Justru menjadi guru adalah profesi mulia yang hari ini sudah terlihat sisi kesejahteraannya. Mulai dari tunjangan profesi, tunjangan khusus, dan tambahan penghasilan lainnya bagi guru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Terpilihnya Bupati Bojonegoro versi hitung cepat (quick count) diperhelatan Pilkada Rabu (27/6/2018) kemaren menjadi bukti bahwa sebentar lagi Kota Ledre akan mempunyai pemimpin baru. Yang menurut para pakar survei, bahwa hasil hitung cepat tidak akan beda jauh dengan hasil manual hitung resmi yang akan dikeluarkan oleh KPU.
Grafologi, ilmu menganalisis tulisan tangan untuk mengungkap kepribadian seseorang, sudah ada sejak zaman Aristoteles.