Skip to main content

Category : Tag: Unnes


Pengisian Perangkat Desa Serentak

Ketua AKD: Acara Desa, Kok Kita Tak Diajak Koordinasi

Polemik mengenai kedatangan Asosiasi Kepala Desa (AKD) dan dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro ke Universitas Negeri Semarang (UNNES) masih bergulir. Dugaan ada hal yang kurang pantas dibuka pertama kali oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

BI: UNNES Perlu Jelaskan ke Publik, Jika Tak Mau, Ganti Saja

Ditunjuknya Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai pihak ketiga pengisian perangkat desa di Kabupaten Bojonegoro menimbulkan keraguan. Apalagi adanya pemberitaan yang ramai mengenai pihak-pihak yang datang dan diduga ada indikasi mau mempengaruhi pihak Unnes, yang ditunjuk membuat dan koreksi soal pengisian perangkat di Kabupaten Bojonegoro.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Masuk Tim Evaluator, IDFoS dan BI Tak Pernah Dilibatkan?

Menjelang proses pengisian perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro, Tim Tingkat Kabupaten semakin riuh dengan adanya anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro yang menjadi Tim Evaluator menemui Universitas Negeri Semarang (Unnes). Dalam pertemuan di Semarang itu, pihak DPRD tidak bersama Tim Evaluator lainnya seperti IDFoS Indonesia maupun Bojonegoro Institute (BI), tapi bersama perwakilan Asosiasi Kepala Desa (AKD) yang tidak mempunyai kewenangan dalam seleksi perangkat desa.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Libur Tidaknya Siswa Tunggu Keputusan Pemkab

Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro hingga saat ini masih menunggu instruksi dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, terkait keputusan libur tidaknya siswa saat sekolah mereka digunakan untuk pelaksanaan ujian pengisian perangkat desa secara serentak.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Ragu dengan Transparansi Tes Perangkat, Peserta Pilih Mundur

Ujian Perangkat Desa Serentak di Kabupaten Bojonegoro, besok Jumat (26/10/17) merupakan moment yang ditunggu-tunggu oleh para peserta ujian yang berharap dapat merubah nasib hidup dengan menjadi pejabat pemerintahan pada tingkatan desa.