Pukul 24.00 WIB, Bengawan Solo Siaga I
Tingginya curah hujan beberapa hari ini membuat tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, kembali meningkat.
Tingginya curah hujan beberapa hari ini membuat tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, kembali meningkat.
Selain waspada petir dan angin kencang, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat juga memprediksi bakal terjadi banjir di beberapa kota dan kabupaten di Jawa Timur.
Seorang petani di Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Bojonegoro meninggal dunia akibat tersambar petir sore kemarin. Korban M.Naspirin (37) warga RT04/RW.01 desa setempat.
Gara-gara salah menenggak minuman didalam botol air mineral, Saimo (48) warga Dusun Kalipan, Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro meregang nyawa.
Meninggalnya Supar (51) asal Desa Jati Duwur, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, diyakini warga datang ke wilayah Desa Glagahsari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, sebagai penambang pasir.
Ditemukannya penambang pasir manual asal Kabupaten Jombang di Desa Glagahsari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang meninggal dunia di Bengawan Solo, sejauh ini masih meninggalkan trauma bagi penambang lain. Walaupun alasan utama tetap kondisi air bengawan yang fluktuatif.
Berbagai upaya dilakukan untuk mengendalikan terjadinya bencana alam seperti banjir bandang maupun yang lainnya, dengan cara melakukan normalisasi kali. Sehingga sepanjang tahun 2016 setidaknya ada 53 titik kali dinormalisasi.
Hati-hati dengan penipuan berkedok lowongan pekerjaan di sejumlah perusahaan, salah satunya adalah di PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Sebab PEPC tidak pernah membebankan para pencari kerja dengan berbagai jenis biaya akomodasi dan biaya lainnya.
Belum ditemukannya pencari ikan asal Kabupaten Jombang di Desa Glagahsari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, juga membuat warga di bantaran Bengawan Solo yang ada di Kecamatan juga turut mencari. Seperti di Desa Sarangan, Cangaan dan Kabalan.
Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro menyebutkan ada sebanyak 474 petani yang lolos survey Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) 2016.