Peningkatan sektor perikanan terus dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, dengan menaburkan ribuan benih ikan di lokasi waduk Pacal yang berada di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang, Sabtu (22/8/2020) sore.
Wilayah Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru dan sekitarnya akan memiliki waduk yang menjadi solusi pengairan untuk meningkatkan hasil pertanian.
Cukup susah untuk menuju lokasi rencana pembangunan Waduk Pejok di Pegunungan Dali, tepatnya di Kedung Bedah Pejok. Setelah melewati pemukiman warga, jalan hanya bisa diakses dengan roda 2 melewati pematang sawah dan jalan bebatuan tajam di antara kebun jagung.
Dengan berboncengan sepeda motor, rombongan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah dan Kapolres Bojonegoro, bersama Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA), serta Forkopimcam Kepohbaru dan perangkat Desa Pejok meninjau lokasi rencana pembangunan Waduk Pejok.
Bagi Anda yang tinggal di Bojonegoro, apalagi hobi mancing, pasti familiar dengan Waduk Pacal. Waduk ini mampu menampung 41 juta meter kubik air untuk mengairi 16.600 hektare lahan dan dikelola UPT PSDA Jawa Timur, terkenal sebagai destinasi mancing favorit.
Sejak pagi warga Desa Sonorejo Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, berkumpul di sekitar waduk desa setempat. Warga desa ini bersiap berburu ikan bersama-sama atau biasa disebut tradisi memetan, Selasa (7/7/2020).
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dalam hal ini, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah menyampaikan, pihaknya bersama dengan Kepala Dinas Pertanian, Kabid Pertanian, Kabid OP, dan Induk Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA)/Gabungan HIPPA (GHIPPA) dan HIPPA Pacal Kanan, memonitoring lapangan terkait pembagian air dari Waduk Pacal, Senin (29/6/2020).
Menipisnya ketersediaan air buat lahan pertanian dimungkinkan ancaman gagal panenakan terjadi, seperti di Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya mayoritas petani mengandalkan kebutuhan air dari Waduk Pacal yang ada di Kecamatan Temayang.